MANADOPOST.ID - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) secara rutin menggelar pengajian setiap hari Rabu sebagai bagian dari upaya pencegahan praktik korupsi di lingkungan peradilan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan rohani bagi para hakim dan seluruh pegawai pengadilan.
Ketua PN Jakarta Pusat, Husnul Khotimah, mengatakan bahwa pengajian rutin tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai moral dan spiritual aparatur peradilan. Menurutnya, pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membangun kesadaran integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Selain pembinaan rohani, Husnul menegaskan bahwa pencegahan kecurangan dan korupsi juga dilakukan melalui penekanan pada integritas serta kepatuhan terhadap kode etik. Upaya ini tidak hanya ditujukan kepada hakim, tetapi juga mencakup seluruh aparatur di lingkungan PN Jakarta Pusat.
Husnul juga menyoroti pentingnya keteladanan pimpinan dan hakim sebagai kunci utama dalam membangun budaya antikorupsi. Ia menilai sikap dan perilaku pimpinan akan menjadi contoh nyata yang membentuk budaya kerja bersih, jujur, dan berintegritas di lingkungan peradilan.
Melalui kombinasi pembinaan rohani, penegakan kode etik, dan keteladanan pimpinan, PN Jakarta Pusat berharap dapat menciptakan lingkungan peradilan yang bebas dari praktik korupsi dan penyimpangan. (*)
Editor : Jasinta Bolang