MANADOPOST.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa banyak anggota DPR RI yang menempuh pendidikan melalui jalur Paket C, yakni program pendidikan kesetaraan yang setara dengan jenjang SMA di luar sistem sekolah formal. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI.
Mu’ti menjelaskan, jalur pendidikan kesetaraan seperti Paket C memiliki peran penting dalam sistem pendidikan nasional, terutama bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal karena berbagai keterbatasan. Program ini diselenggarakan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di berbagai daerah.
Menurut Mu’ti, pendidikan kesetaraan merupakan pilihan realistis bagi banyak orang yang menghadapi hambatan ekonomi, kultural, maupun geografis. Melalui jalur ini, masyarakat tetap memperoleh kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan menengah dan meningkatkan kompetensi diri.pen
Ia menilai keberadaan PKBM sangat strategis dalam menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan rata-rata lama belajar penduduk. Pendidikan nonformal, kata Mu’ti, bukan sekadar alternatif, melainkan bagian penting dari upaya pemerataan akses pendidikan.
Pemerintah, lanjut Mu’ti, berkomitmen untuk memperkuat layanan PKBM dengan memastikan pengelolaan program pendidikan kesetaraan berjalan secara optimal. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi lebih efektif dalam menurunkan angka putus sekolah dan memperluas kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)
Editor : Jasinta Bolang