Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Waspada Cuaca Ekstrem di Indonesia, Simak Tips Siaga Banjir

Amelia Beatrix • Selasa, 27 Januari 2026 | 07:49 WIB

Photo
Photo

MANADOPOST.ID — Memasuki awal tahun 2026, curah hujan dengan intensitas tinggi masih melanda berbagai wilayah di Indonesia. Hujan yang turun secara terus-menerus dalam durasi panjang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama banjir, yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bersama.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan lebat hingga ekstrem diprediksi terjadi hingga minggu terakhir di Januari 2026 di sejumlah wilayah Indonesia. Peringatan cuaca tersebut terbagi dalam beberapa level, yakni Waspada (hujan sedang hingga lebat), Siaga (lebat hingga sangat lebat), dan Awas (sangat lebat hingga ekstrem). Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Yogyakarta, Bali, Sumatra, Bengkulu, Sulawesi, Maluku, Papua, serta Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Selain curah hujan tinggi, meningkatnya debit sungai juga menjadi faktor utama penyebab banjir. Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai diimbau untuk rutin memantau ketinggian air. Khusus wilayah Jakarta dan sekitarnya, informasi terbaru mengenai kondisi pintu air dan tinggi muka air sungai dapat diakses melalui situs resmi poskobanjir.dsdadki.web.id.

Tips Siaga Menghadapi Risiko Banjir

Guna meminimalkan dampak dan menjaga keselamatan, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah antisipatif berikut:

1. Pantau Informasi Resmi
Ikuti pembaruan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah. Simpan nomor darurat untuk kondisi genting, seperti ambulans (119), pemadam kebakaran (113), SAR/Basarnas (115), BNPB (117), dan Garda Akses 24 Jam (1500112 atau WhatsApp 08950 1 500 112).

2. Siapkan Tas Darurat
Tas darurat sebaiknya berisi air minum, makanan tahan lama, pakaian hangat, selimut, perlengkapan mandi, obat-obatan, P3K, senter, serta dokumen penting yang disimpan dalam wadah kedap air.

3. Amankan Rumah
Pindahkan perabotan dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Matikan aliran listrik, air, dan gas untuk mencegah korsleting dan potensi kecelakaan saat banjir.

4. Kenali Rute Evakuasi
Pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui jalur evakuasi dan lokasi pengungsian terdekat agar dapat bergerak cepat dan terarah saat kondisi darurat.

5. Evakuasi Kendaraan
Jika memungkinkan, pindahkan kendaraan ke lokasi yang lebih tinggi. Apabila tidak sempat, cabut kabel negatif aki, pastikan pintu tertutup rapat, serta keluarkan barang berharga dari dalam kendaraan untuk mengurangi risiko kerusakan.

Langkah Aman Jika Kendaraan Terendam Banjir

Apabila kendaraan terlanjur terendam banjir, pemilik diimbau untuk tidak menyalakan mesin. Mesin yang dinyalakan dalam kondisi terendam dapat mengalami kerusakan serius akibat korsleting dan masuknya air ke dalam sistem mesin. Periksa kondisi oli, karena oli yang tercampur air akan berubah warna menjadi putih seperti susu dan perlu dikuras oleh bengkel resmi.

Bagi pemilik kendaraan yang diasuransikan, disarankan untuk segera menghubungi layanan darurat asuransi dan tidak melakukan perbaikan sendiri agar klaim tetap dapat diproses sesuai ketentuan polis. Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan di tengah cuaca ekstrem. “Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi perlindungan yang sangat berharga. Dengan persiapan sejak dini dan mematuhi imbauan pemerintah, risiko banjir dapat diminimalkan sehingga keselamatan diri dan keluarga tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pelanggan untuk segera menghubungi layanan darurat melalui aplikasi myGarda atau Garda Akses 24 Jam apabila menghadapi situasi darurat, guna mendapatkan bantuan cepat dan rasa aman di tengah kondisi cuaca ekstrem.(ame)

Editor : Amelia Beatrix
#garda oto #kendaraan bermotor #Asuransi #waspada banjir #siaga banjir