MANADOPOST.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperbarui prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 19 Februari 2026.
Secara umum, hampir seluruh kabupaten dan kota di DIY diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga hujan disertai petir.
Kondisi ini menandakan cuaca di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya cenderung tidak stabil serta mudah berubah.
Pagi hari bisa terasa relatif hangat atau berawan, namun menjelang siang hingga sore potensi hujan meningkat, bahkan di beberapa wilayah dapat disertai kilat dan angin kencang.
Berikut rincian prakiraan cuaca per wilayah:
-
Kulon Progo
Hujan Sedang
Suhu 22–31 °C, kelembaban 67–99% -
Bantul
Hujan Sedang
Suhu 23–30 °C, kelembaban 69–98% -
Gunungkidul
Hujan Sedang
Suhu 22–30 °C, kelembaban 68–99% -
Sleman
Hujan Petir
Suhu 23–30 °C, kelembaban 73–97% -
Kota Yogyakarta
Hujan Petir
Suhu 23–30 °C, kelembaban 69–97%
Hujan yang disertai petir berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat disertai angin kencang dan sambaran kilat.
Aktivitas di luar ruangan sebaiknya memperhatikan perkembangan cuaca terbaru.
Melihat dominasi hujan sedang hingga hujan petir di hampir seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, masyarakat diimbau untuk:
-
Membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.
-
Menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan petir.
-
Berhati-hati saat berkendara karena jalan licin dan jarak pandang berkurang.
-
Mengamankan peralatan elektronik saat terjadi petir.
Cuaca yang mudah berubah menjadi ciri khas pada periode ini. Tetap pantau informasi terbaru dari BMKG agar aktivitas harian tetap berjalan aman dan lancar di tengah potensi hujan yang cukup tinggi. (*)
Editor : Tina Mamangkey