MANADOPOST.ID - Kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan pada Kamis, 26 Februari 2026, diperkirakan didominasi hujan ringan di sejumlah kabupaten dan kota.
Meski begitu, beberapa daerah juga berpotensi mengalami cuaca berawan dengan suhu udara yang cukup hangat.
Pembaruan prakiraan cuaca ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Langit yang tampak cerah atau hanya berawan pada pagi hari dapat dengan cepat berubah menjadi mendung dan turun hujan, terutama pada siang hingga sore hari.
Secara umum, suhu udara di Kalimantan Selatan berada pada kisaran 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi antara 56 hingga 99 persen.
Kelembapan yang tinggi ini berkontribusi pada terbentuknya awan hujan dan membuat udara terasa lebih lembap.
Berikut rincian prakiraan cuaca di masing-masing wilayah:
-
Tanah Laut
Hujan Ringan
Suhu 23–27 °C, kelembaban 81–98% -
Kotabaru
Hujan Ringan
Suhu 24–31 °C, kelembaban 62–95% -
Banjar
Hujan Ringan
Suhu 23–29 °C, kelembaban 74–97% -
Barito Kuala
Berawan
Suhu 24–32 °C, kelembaban 61–99% -
Tapin
Hujan Ringan
Suhu 24–32 °C, kelembaban 60–96% -
Hulu Sungai Selatan
Hujan Ringan
Suhu 24–31 °C, kelembaban 64–98% -
Hulu Sungai Tengah
Berawan
Suhu 24–30 °C, kelembaban 68–91% -
Hulu Sungai Utara
Berawan
Suhu 24–32 °C, kelembaban 56–98% -
Tabalong
Hujan Ringan
Suhu 23–31 °C, kelembaban 64–95% -
Tanah Bumbu
Hujan Ringan
Suhu 23–31 °C, kelembaban 62–96% -
Balangan
Berawan
Suhu 24–31 °C, kelembaban 64–89% -
Kota Banjarmasin
Berawan
Suhu 24–32 °C, kelembaban 61–99% -
Kota Banjarbaru
Berawan
Suhu 23–31 °C, kelembaban 64–99%
Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan sebaiknya mengantisipasi potensi jalan licin serta genangan air, terutama di kawasan yang rawan banjir.
Sementara itu, daerah yang berawan tetap memiliki peluang hujan lokal, mengingat tingginya kelembapan udara.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas, masyarakat disarankan menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan serta selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG.
Dengan memantau prakiraan cuaca secara berkala, risiko akibat perubahan cuaca mendadak dapat diminimalkan. (*)
Editor : Tina Mamangkey