MANADOPOST.ID - Ulm Minster, atau Ulmer Münster dalam bahasa Jerman, adalah sebuah gereja Lutheran bersejarah yang berdiri megah di kota Ulm di negara bagian Baden-Württemberg, Jerman.
Gereja ini bukan hanya menjadi lambang spiritual, tetapi juga salah satu prestasi paling luar biasa dalam sejarah arsitektur gereja Eropa.
Pembangunan Ulm Minster dimulai pada tahun 1377, ketika para warga kota Ulm, yang saat itu merupakan sebuah kota kekaisaran bebas, memutuskan untuk membangun gereja yang lebih aman dan representatif di dalam tembok kota.
Ide ini muncul karena gereja lama mereka berada di luar tembok dan berisiko saat konflik terjadi.
Proyek ini bukan pekerjaan singkat — pembangunan berjalan selama lebih dari 500 tahun! Meski banyak struktur gereja — termasuk nave dan sebagian besar bangunan — selesai pada masa Gothic, pembangunan menara utama baru benar-benar diselesaikan pada 1890, setelah jeda panjang sejak abad ke-16.
Seringkali orang menyebutnya katedral karena ukurannya yang luar biasa, tetapi Ulm Minster sejatinya bukanlah katedral dalam arti resmi – yang berarti gereja itu tidak pernah menjadi kursi seorang uskup.
Meski begitu, skala bangunannya yang megah membuatnya tampak seperti katedral klasik Eropa.
Menara utama Ulm Minster mencapai ketinggian 161,53 meter, menjadikannya menara gereja tertinggi di dunia yang pernah selesai dibangun.
Hingga Oktober 2025, gereja ini memegang rekor tersebut — meskipun Sagrada Família kini sedikit lebih tinggi setelah konstruksi menaranya mencapai 162,91 meter.
Pengunjung yang berani menaiki 768 anak tangga spiral dapat menikmati pemandangan spektakuler: seluruh kota Ulm, bagian kota tetangga Neu-Ulm di Bavaria, dan bahkan puncak Pegunungan Alpen di kejauhan pada hari cerah.
Bangunan ini adalah contoh luar biasa dari gaya arsitektur Gotik, dengan jendela kaca patri tinggi, lengkungan runcing, dan detail hiasan yang rumit.
Di dalamnya terdapat karya seni bersejarah, termasuk kursi paduan suara kayu ukir abad ke-15 oleh Jörg Syrlin yang Tua serta pulpit dan jendela gagasan Jörg Syrlin yang Muda.
Selain itu, Ulm Minster pernah memiliki salah satu organ terbesar di dunia pada masanya — yang bahkan pernah dimainkan oleh Mozart — dan ruang akustiknya tetap menjadi tempat yang populer untuk konser dan acara musik.
Awalnya merupakan gereja Katolik pada masa awal pembangunan, Ulm Minster kemudian beralih menjadi gereja Protestan setelah Reformasi.
Pada 1530, warga kota secara demokratis memilih keyakinan baru tersebut — sebuah refleksi penting semangat lokal pada masa itu.
Gereja ini juga hampir tidak rusak meskipun kota Ulm mengalami pemboman berat saat Perang Dunia II, suatu keberuntungan yang menambah makna sejarahnya.
Ulm Minster bukan sekadar bangunan bersejarah; ia adalah lambang kerja keras komunitas, keahlian arsitektur, dan iman selama lebih dari lima abad.
Menara yang menjulang dan interior yang memikat menjadikannya salah satu tujuan paling menarik bagi wisatawan dan pencinta sejarah di Jerman.(JPG)
Editor : Aprilia Sahari