DARI MINAHASA UNTUK INDONESIA: Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda, Pengalaman di Medan Tempur, Diplomat Ulung, Komando Pendidikan Militer Udara
Filip Kapantow• Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:23 WIB
Marsekal Muda (Marsda) TNI Donald Kasenda ST SIP MM
MANADOPOST.ID - Kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, ketika salah satu putra terbaik daerah, Donald Kasenda, kini berdiri di puncak komando pendidikan militer udara Indonesia.
Perwira tinggi TNI Angkatan Udara berpangkat Marsekal Muda ini resmi mengemban tugas sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara sejak 31 Juli 2025.
Dikutip dari Wikipedia Indonesia, lahir pada 8 Oktober 1970, Donald Kasenda tumbuh sebagai putra daerah dari Remboken, Minahasa.
Perjalanan karier militernya dimulai sejak lulus dari Akademi Angkatan Udara pada tahun 1991.
Sejak saat itu, ia menapaki jalur pengabdian sebagai penerbang TNI AU dengan penuh dedikasi dan semangat juang tinggi.
Tidak hanya berkiprah di lingkungan strategis, kariernya juga ditempa dalam berbagai operasi militer penting yang menjadi bagian dari sejarah bangsa.
Ia terlibat dalam Operasi Seroja, penanganan konflik di Aceh, hingga operasi pengamanan di Papua seperti Operasi Nemangkawi dan Operasi Damai Cartenz.
Pengalaman di medan operasi tersebut membentuknya sebagai perwira yang tangguh dan berpengalaman.
Kepercayaan besar pun diberikan kepadanya saat menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) III yang bermarkas di Biak.
Dari wilayah ini, ia memimpin pengamanan udara di kawasan timur Indonesia yang memiliki tantangan strategis tersendiri.
Tak hanya unggul di medan tempur, Donald Kasenda juga dikenal sebagai diplomat militer yang mumpuni.
Ia pernah menjalankan tugas negara sebagai Atase Pertahanan Republik Indonesia di Belanda.
Pengalaman internasional tersebut memperkaya wawasan dan kemampuannya dalam membangun kerja sama pertahanan lintas negara.
Kini, dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara, Donald Kasenda memikul tanggung jawab besar dalam mencetak generasi penerus TNI AU.
Bersama sang istri, Meidy Watung, ia berkomitmen membina para taruna agar menjadi perwira yang profesional, berintegritas, serta memiliki mental baja sebagai penjaga kedaulatan udara Indonesia.
Kisah perjalanan Marsekal Muda Donald Kasenda menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan dedikasi mampu mengantarkan putra daerah ke posisi tertinggi.
Dari Minahasa untuk Indonesia, ia kini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus bermimpi dan mengabdi bagi bangsa dan negara. (mpd)