MANADOPOST.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperbarui prakiraan cuaca untuk kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur hari ini, Selasa 21 April 2026.
Secara umum, kondisi cuaca di Kalimantan Timur didominasi hujan ringan, dengan beberapa wilayah diprakirakan berawan hingga cerah berawan.
Suhu udara di Kalimantan Timur hari ini berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan relatif cukup tinggi antara 60 hingga 99 persen.
Kondisi ini berpotensi membuat udara terasa lembap, terutama di wilayah yang berpotensi diguyur hujan.
Sejumlah wilayah seperti Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Mahakam Ulu, Kota Balikpapan, dan Kota Samarinda diperkirakan berpotensi mengalami hujan ringan.
Sementara Berau dan Kutai Timur diprakirakan berawan, sedangkan Kota Bontang diprediksi cerah berawan.
Berikut rincian prakiraan cuaca per wilayah:
-
Paser
Hujan Ringan
Suhu 23–30 °C, kelembaban 70–99% -
Kutai Kartanegara
Hujan Ringan
Suhu 24–32 °C, kelembaban 60–98% -
Berau
Berawan
Suhu 24–28 °C, kelembaban 76–95% -
Kutai Barat
Hujan Ringan
Suhu 24–32 °C, kelembaban 63–99% -
Kutai Timur
Berawan
Suhu 24–30 °C, kelembaban 71–95% -
Penajam Paser Utara
Hujan Ringan
Suhu 24–31 °C, kelembaban 69–98% -
Mahakam Ulu
Hujan Ringan
Suhu 22–28 °C, kelembaban 65–99% -
Kota Balikpapan
Hujan Ringan
Suhu 24–31 °C, kelembaban 70–96% -
Kota Samarinda
Hujan Ringan
Suhu 26–30 °C, kelembaban 69–91% -
Kota Bontang
Cerah Berawan
Suhu 26–30 °C, kelembaban 72–88%
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca sewaktu-waktu, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hingga sore hari.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menyiapkan perlengkapan hujan dan memperhatikan kondisi cuaca terkini.
Sementara bagi masyarakat di wilayah pesisir maupun pengguna jalan, tetap perlu berhati-hati jika terjadi perubahan cuaca mendadak.
Pantau terus pembaruan prakiraan cuaca dari BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi atmosfer di wilayah masing-masing. (*)
Editor : Tina Mamangkey