MANADOPOST.ID — Upaya memperkuat perlindungan dan pelayanan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) terus dilakukan. Kepala Balai Perlindungan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara, M. Syachrul Afriyadi, S.Kom., M.A.P., bersama Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si., secara resmi meluncurkan Loket Layanan Penempatan dan Perlindungan PMI di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Kegiatan launching tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Ternate pada Senin, 27 April 2026, ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang dilakukan oleh Kepala BP3MI Sulut Malut Gorontalo Maluku dan Walikota Ternate.
Menariknya launching loket layanan P2MI yang ditandai dengan pelepasan balon di kantor walikota Ternate oleh Walikota Ternate dan Kepala BP3MI Sulut, dalam rangkaian kegiatan upacara perayaan HUT Kota Ternate. Sehingga dihadiri seluruh jajaran Pemerintah Kota Ternate.
Ikut menyaksikan Direktur Manado Post Tommy Waworundeng, LPK Gambatte Mirai Manado, Kepala Cabang PT FICOTAMA BINA TRAMPIL Alfian Adrianus Kobis SH, Kasubag Tata Usaha BP3MI Novseli Mangitung, dan Kepala Dinas DPMPTSP Kota Ternate Drs. Bahtiar Teng.
Peresmian loket layanan ini menjadi langkah strategis dalam mendekatkan akses pelayanan bagi masyarakat, khususnya calon pekerja migran yang membutuhkan informasi, pendampingan, hingga proses penempatan yang aman dan sesuai prosedur.
Dalam kesempatan itu, Kepala BP3MI Sulut, M. Syachrul Afriyadi, menegaskan bahwa kehadiran loket layanan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada PMI sejak tahap awal.
“Melalui loket ini, masyarakat dapat memperoleh layanan terpadu mulai dari informasi, verifikasi dokumen, hingga edukasi terkait prosedur penempatan pekerja migran yang legal dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, menyambut baik kehadiran layanan tersebut. Ia menilai, keberadaan loket PMI di DPMPTSP akan mempermudah masyarakat sekaligus meminimalisir praktik penempatan ilegal yang berpotensi merugikan pekerja.
“Pemerintah Kota Ternate mendukung penuh upaya perlindungan pekerja migran. Dengan adanya loket ini, masyarakat tidak lagi kesulitan mengakses layanan resmi dan terpercaya,” kata Tauhid.
Diharapkan, melalui kolaborasi antara BP3MI dan Pemerintah Kota Ternate, kualitas pelayanan dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya penempatan tenaga kerja yang profesional, aman, dan bermartabat.
Setelah launching di halaman kantor walikota Ternate, kegiatan dilanjutkan di kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Di kantor DPMPTSP, dilakukan acara pembukaan selubung papa nama. Karena Loket Layanan Penempatan dan Perlindungan PMI dibuka di kantor DPMPTSP.
Selubung papa nama dilakukan oleh Kepala BP3MI Sulut M. Syachrul Afriyadi, S.Kom., M.A.P bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Maluku Utara Dr. Marwan Polisiri disaksikan Kepala Dinas DPMPTSP Kota Ternate Drs. Bahtiar Teng. (*)
Editor : Tommy Waworundeng