Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

PENAS XVII 2026 Jadi Panggung Transformasi Pangan: Dorong Hilirisasi dan Ekosistem Agrominapolitan Terintegrasi

Amelia Beatrix • Senin, 22 Juni 2026 | 12:45 WIB
1. Rachmat Gobel, Chairman Gobel Group bersama Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming dalam Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026Rachmat Gobel, Chairman Gobel Group bersama Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming dalam Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026

MANADOPOST.ID – Penguatan ketahanan pangan nasional membutuhkan ekosistem terintegrasi yang menghubungkan sektor hulu hingga hilir, mulai dari petani dan nelayan, teknologi, industri pengolahan, hingga jaringan logistik dan akses pasar global. Hal ini menjadi fokus utama Gobel Group yang menghadirkan konsep ekosistem agrominapolitan terintegrasi dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo.

Melalui partisipasinya, Gobel Group menegaskan dukungan terhadap visi pembangunan Gorontalo 2051 sebagai pusat agrominapolitan, logistik, dan industri pengolahan di Indonesia Timur. Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gorontalo, penguatan konektivitas logistik internasional melalui PT Anggrek Gorontalo International Terminal (AGIT), serta kemitraan industri berbasis hilirisasi.

Penampilan Tari Daerah Gorontalo dalam Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026
Penampilan Tari Daerah Gorontalo dalam Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026

Chairman Gobel Group, Rachmat Gobel, menekankan bahwa ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi, tetapi juga memerlukan sistem yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan. Menurutnya, integrasi antara petani, teknologi, industri, dan pasar menjadi kunci dalam membangun kemandirian pangan nasional.

Dalam implementasinya, KEK Gorontalo dirancang untuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti jagung, kelapa, kakao, hingga peternakan sapi agar tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tinggi. Sementara itu, AGIT berperan sebagai gerbang logistik internasional yang telah memfasilitasi ekspor komoditas seperti molasses dan wood pellet ke berbagai negara, memperkuat posisi Gorontalo dalam rantai perdagangan global.

Seremoni Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Ra
Seremoni Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Ra

Selain itu, Gobel Group juga memperluas akses pasar petani melalui model farm-to-factory bersama mitra global, yang telah membuka peluang ekspor kakao ke Jepang untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Model ini memperkuat implementasi hilirisasi sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal.

Melalui PENAS XVII 2026, Gobel Group menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi sektor pangan Indonesia melalui pembangunan ekosistem terintegrasi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
#PENAS XVII 2026 #Penas Gorontalo #Gobel Grup #kementan #menteri pertanian