Puan Tekankan Gotong Royong: Beda Partai, Tetap Indonesia

Amelia Beatrix • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:22 WIB

 

Puan Maharani saat menghadiri peluncuran buku Olly Dondokambey di Bentara Budaya Jakarta.
Puan Maharani saat menghadiri peluncuran buku Olly Dondokambey di Bentara Budaya Jakarta.

MANADOPOST.ID — Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya gotong royong dan persatuan dalam kepemimpinan nasional. Menurut dia, perbedaan partai politik, agama, maupun latar belakang kepala daerah tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bagi kepentingan rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Puan saat menghadiri peluncuran dan bedah buku Menjaga Nyiur Tetap Melambai, Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey 2016-2025 di Bentara Budaya Jakarta, Rabu (26/8/2026).

“Siapapun kepala daerahnya, dari mana pun dia berada, apapun partai dan agamanya, tapi kita adalah Indonesia,” kata Puan dalam pidatonya.

Puan mengatakan, seorang pemimpin tidak dapat bekerja sendiri. Kepemimpinan, kata dia, harus dibangun melalui kedekatan dengan masyarakat dan semangat bekerja bersama.

“Sebagai pemimpin, kita tidak bisa sendirian. Sebagai pemimpin, kita harus selalu bersama dengan rakyat,” ujarnya.

Ia juga menilai keberhasilan seorang kepala daerah tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik. Kemampuan menjaga kebersamaan masyarakat serta merawat persatuan di tengah keberagaman juga menjadi bagian penting dari kepemimpinan.

Pesan tersebut disampaikan Puan saat mengapresiasi perjalanan Olly Dondokambey selama dua periode memimpin Sulawesi Utara pada 2016-2025. Buku setebal 168 halaman itu merekam perjalanan Olly, mulai dari kehidupan masa kecil di Manado, kiprahnya sebagai pengusaha dan anggota DPR hingga sembilan tahun memimpin Sulawesi Utara.

Dalam buku tersebut, perjalanan pembangunan Sulawesi Utara turut dikaitkan dengan filosofi Si Tou Timou Tumou Tou yang bermakna manusia hidup untuk menghidupkan orang lain.

Sejumlah pembangunan strategis, seperti infrastruktur, pelabuhan, bandara, pengembangan KEK Likupang, hingga penanganan pandemi Covid-19, menjadi bagian dari catatan perjalanan kepemimpinan Olly.

Bagi Puan, warisan terpenting seorang pemimpin bukan hanya pembangunan yang terlihat, tetapi juga nilai persatuan dan gotong royong yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
Menjaga Nyiur Tetap Melambai Puan maharani Olly Dondokambey