MANADOPOST.ID — Gunung Api Karangetang masih status siaga atau level tiga hingga saat ini. Untuk itu Bupati Evangelian Sasingen mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan waspada.
“Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Api Karangetang," ungkap istri anggota DPRD Provinsi Sulut Toni Supit ini.
Ia menekankan bahwa pesannya berlaku tak hanya di pulau Siau. Hal ini melihat tekstur daerah yang berbukit, lereng dan banyak tebing rentan dengan bencana longsor.
Baca Juga: Kejaksaan Agung Memeriksa Dua Saksi Dugaan Korupsi Pengelolaan Komoditi Emas
Bupati juga tetap percaya dan berharap, bahwa daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro tetap dalam perlindungan Tuhan dan dijauhkan dari segala bencana.
"Untuknya kita tetap berdoa dan meminta pada Tuhan. Agar daerah yang kita cintai ini tetap dalam lindungan-Nya,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Karangetang Sitaro Yudia Tatipang menjelaskan, dari pengamatan mulai pukul 12:00-18:00 WITA, tingkat aktivitas Gunung Api Karangetang masih berstatus siaga atau level tiga.
Baca Juga: 5 Komisioner KIP Sulut Dilantik, Andre Mongdong Dipercayakan Jabat Ketua
Sehingga diingatkan bagi masyarakat, pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 km dari kawah dua dan utama serta area perluasan sektoral ke arah Barat Daya, Selatan, Tenggara sejauh 3.5 km.
“Wajib mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya," tuturnya.
Ia melanjutkan, kondisi saat ini belum stabil dan mudah runtuh. Terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.
"Tingkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," pesannya. (dewi muntia)
Editor : Kenjiro Tanos