MANADOPOST.ID - Upaya mendorong transformasi digital di sektor pendidikan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Bupati Michael Thungari resmi me-launching website SMP Negeri 1 Tahuna, Sabtu (02/05/26) pagi.
Peluncuran yang berlangsung di Lapangan SMP Negeri 1 Tahuna ini menjadi langkah konkret menghadirkan layanan pendidikan yang lebih terbuka dan mudah diakses masyarakat. Website sekolah tersebut dirancang sebagai pusat informasi sekaligus media komunikasi antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua.
Dengan mengusung konsep “Sekolah dalam Genggaman: Terhubung, Berbagi, dan Berprestasi,” platform digital ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan pendidikan di era modern, di mana akses informasi dituntut serba cepat dan transparan.
Bupati Thungari menegaskan bahwa digitalisasi sekolah bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan.
“Ini bukan hanya tentang website, tetapi bagaimana kita membangun sistem pendidikan yang lebih terbuka, responsif, dan terpercaya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai langkah SMP Negeri 1 Tahuna ini dapat menjadi pemicu bagi sekolah lain untuk mulai mengembangkan layanan berbasis digital, terutama di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tuntutan inovasi.
Lebih jauh, kehadiran website sekolah ini turut mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di daerah, sekaligus memperkuat integrasi layanan antara sekolah dengan pemerintah daerah.
Pemerintah pun mendorong kolaborasi lintas sektor, khususnya antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika, agar pengembangan layanan digital pendidikan dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan menjadi awal terbentuknya ekosistem pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh.