Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ini Gelar yang Paling Sulit Menurut Pep Guardiola, Akan Selalu Diingat

Clavel Lukas • Jumat, 14 Mei 2021 | 00:55 WIB
Pep Guardiola. (Antara)
Pep Guardiola. (Antara)
MANADOPOST.ID--Spanduk bertuliskan Champions di pintu masuk Stadion Etihad, Manchester, itu merupakan penanda bahwa Manchester City telah resmi menjadi kampiun Premier League 2020–2021. Dilansir dari jawapos.com, gelar itu berada dalam genggaman seiring kekalahan yang diderita tetangga sekaligus rival terdekatnya, Manchester United. Kekalahan dari Leicester City tersebut membuat United tetap tertinggal sepuluh poin di belakang City. Dengan tiga laga tersisa, mustahil United bisa menggeser posisi City. Pep Guardiola selaku manajer City pun merasa lega atas kepastian tersebut. Pria asal Spanyol itu langsung mendedikasikan gelar ketujuh Premier League yang diraih City tersebut untuk Colin Bell. Bell adalah mantan pemain City yang meninggal Januari lalu. Sebelum meninggal, Bell pernah mengatakan bahwa dirinya ingin melihat City bertanding di final Liga Champions. ’’Ini adalah musim dan gelar Premier League yang berbeda dari musim-musim sebelumnya,’’ kata Guardiola sebagaimana dikutip Daily Mail. ’’Ini gelar yang paling sulit. Kami akan selalu mengingat musim ini dengan cara kami memenangkannya. Saya sangat bangga menjadi manajer di sini dan skuad pemain ini,’’ ujarnya. ’’Mereka sangat spesial. Untuk melewati musim ini, dengan semua batasan dan kesulitan yang kami hadapi, dan menunjukkan konsistensi yang kami miliki. Setiap hari, mereka ada di sana, berjuang untuk sukses, berusaha selalu menjadi lebih baik. Mereka begitu, sangat tangguh,” puji mantan arsitek Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut. City sempat tersendat pada awal musim. Mereka kalah 2-5 saat menjamu Leicester City pada pekan kedua (27/9). Lalu, ditahan imbang Leeds United 1-1 pada pekan berikutnya (3/10). Namun, sejak pertengahan Desember, mereka langsung ngegas. City ngebut dengan menorehkan 15 kemenangan beruntun. Di periode itu pula, City berhasil mengoleksi 21 kemenangan beruntun di semua ajang. Guardiola pun merasakan beratnya laju City di awal-awal musim. ’’Pada setiap awal musim, Premier League selalu menjadi gelar prioritas bagi kami. Ini adalah pertandingan di mana Anda harus berada di sana setiap tiga hari, bermain melawan semua rival Anda di kandang dan tandang. Hanya dengan menjadi yang terbaik, minggu demi minggu, Anda dapat memenangkan kompetisi ini. Ini sukses besar,’’ bebernya. Ilustrasi ’’Sangat penting untuk mengucapkan banyak terima kasih kepada semua fans kami. Di saat-saat tersulit kami, kami tidak dapat mendengar kerumunan di belakang kami seperti biasa,” kara Guardiola. “Tetapi, kami tahu mereka selalu bersama kami ke mana pun kami pergi dan itu telah mengangkat kami. Saya berjanji kepada mereka bahwa kami merasakan cinta mereka, kami menghargainya, dan kami tidak dapat melakukan apa yang telah kami lakukan tanpa mereka,’’ lanjutnya. City kini bisa lebih fokus menyongsong final Liga Champions. Mereka harus kembali bentrok melawan Chelsea pada final di Istanbul mendatang (29/5). Guardiola menilai, Chelsea adalah lawan yang berat. Apalagi, Sabtu lalu mereka sukses menaklukkan City di Etihad dengan skor 1-2. Kekalahan yang memaksa City harus menunda pesta juara. Pep Guardiola. ’’Kami punya beberapa hari (sebelum final Liga Champions),’’ kata Guardiola. ’’Kami akan lihat apa yang terjadi di final. Ini kompetisi yang berbeda,’’ ujarnya. ’’Chelsea telah berada di sana berkali-kali. Sebaliknya, ini kali pertama kami berada di sana,’’ ucapnya. Manajer United Ole Gunnar Solskjaer juga langsung mengirimkan ucapan selamat buat sang rival. ’’Selamat untuk Manchester City, mereka layak juara. Mereka memang pantas menjadi salah satu tim terbaik yang pernah ada di Premier League. Mereka telah menetapkan standar yang sangat tinggi,” kata Solskjaer. ’’Sebaliknya, ini bukan posisi yang kami inginkan (kalah di Old Trafford untuk memastikan gelar City),’’ sesalnya.(jawapos) Editor : Clavel Lukas
#Gelar Tak Dilupakan #Manchester City #Champions #Liga Premier #Pep Guardiola #Pelatih Manchester City #Stadion Etihad