Semifinal Piala Walikota Manado 2021: Perang Kekuatan Tradisional versus Kekuatan Baru Basket Manado
Iswan Buka• Kamis, 24 Juni 2021 | 07:45 WIB
Semifinalis Piala Walikota Manado 2021. Foto: ilustrasi perbasi manado.MANADOPOST.ID – Sore nanti, Kamis (24/6/2021), kompetisi bola basket antarklub se Manado, Piala Walikota Manado 2021 mulai memasuki babak semifinal di Sport Hall Prisma Manado. Pada fase empat besar ini yang akan mempertemukan dua kekuatan tradisional basket kota Manado dengan dua tim kekuatan baru. Dua tim tradisional yang dimaksud adalah Harlex dan Crossfire. Sementara sang penantang, Porkys dan Dabu Dabu Lemong (DDL) dua tim baru yang merupakan kekuatan baru basket kota Manado. Harlex jelas merupakan klub yang sangat berpengalaman dengan torehan berbagai gelar di kompetisi basket di bumi Nyiur Melambai. Gelar terakhir adalah juara ODSK Cup 2019. Kehadiran pemain pinjaman dari klub Amartha Hangtuah Sevly Rondonuwu jadi kekuatan Harlex ditunjang kekuatan super full pemain seniornya seperti Gregoryo Terok, Michel Tansil, Humphrey Sigarlaki dan Stenly Taliwongso. Ini tentu berbeda dengan sang lawan yang akan dihadapi pada semifinal nanti, Porkys. Berangkat dari komunitas basket latihan bersama dengan sokongan modal yang cukup memadai dari salah satu pengusaha kuliner di Manado, mereka mampu membentuk tim dengan materi pemain yang mumpuni. Komposisi Porkys tak lain didominasi eks pemain Celebes dan alumnus SMA Eben Haezar Manado (Benzar). Jeremy Sumanti, Sani Poluan dan Schiffo Liogu menjadi actor sentral keberhasilan Porkys menapaki babak semifinal. Sementara itu, Crossfire salah satu tim yang masih konsisten membina bola basket di Manado. Klub yang didominasi mahasiswa Unsrat ini, tak pernah absen setiap iven basket di Manado bahkan Sulut. Konsistensi klub besutan Fuad Tangkudung ini, membuat tim ini langganan babak semifinal hingga final. Tempat ketiga ODSK Cup 2019 adalah torehan terakhir tim ber-homebase di kampus Kleak itu. Sedangkan DDL boleh dikata adalah tim debutan. Awalnya tim milik pengusaha rumah makan terkenal di Manado, Paolo Manoppo. Fokus pada pembinaan atlet putri. Namun, seiring dengan perubahan managemen klub. DDL memilih ikut serta dalam pembinaan klub putra. Alhasil, tim besutan Michael Pangkey sudah menapaki babak semifinal. Sejumlah nama beken Eks Celebes Agus Suratman, Reynard Mintia jadi motor serangan DDL. Plus dukungan pemain muda alumnus Manado Independent School (MIS) yakni Jesse Mambu dan Febryan Makatey. Perpaduan antara pengalaman pemain senior dan rookie potensial menjadikan DDL tim debutan yang berbahaya. Dengan demikian, semifinal Piala Walikota 2021 jadi medan pertempuran antara dua kekuatan tradisional basket Manado kontra kekuatan baru basket Manado. Siapa yang akan lolos final, Sabtu (26/6/2021)? Kita lihat nanti di pertandingan yang akan disiarkan langsung di instagram dan Facebook Perbasi Manado. Semua pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan panitia. Sudah melewati rapid tes antigen yang dilakukan tim dari Dinas Kesehatan Manado setiap hari. Dimana, hasilnya semua negatif. “Dan pertandingan ini menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dan juga kompetisi ini tanpa penonton,” jelas Tony Mamahit Kadispora Manado yang terus memantau kegiatan tersebut. (isw) Editor : Iswan Buka