Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Italia vs Austria: Hegemoni Azzurri 

Iswan Buka • Sabtu, 26 Juni 2021 | 07:49 WIB
Penyerang tim nasional Italia Ciro Immobile (kanan). (ANTARA/REUTERS/Alberto Lingria)
Penyerang tim nasional Italia Ciro Immobile (kanan). (ANTARA/REUTERS/Alberto Lingria)
MANADOPOST.ID – Timnas Italia akan meladeni tantangan Austria di babak 16 besar Euro 2020. Duel Italia vs Austria akan dihelat di Stadion Wembley, London, Minggu (27/6/2021) dini hari WIB. Italia datang ke London dengan mental super. Terutama karena mereka menjadi tim pertama dalam sejarah yang memenangkan ketiga pertandingan grup tanpa kebobolan satu gol pun di Piala Eropa. Kemenangan 1-0 atas Wales pada laga pamungkas Grup A membuat ‘Azzurri’ menyamai rekor tak terkalahkan terpanjang mereka dalam 30 pertandingan berturut-turut, rekor sejak akhir 1930-an. Pasukan Roberto Mancini juga sekarang telah memenangkan sebelas pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan. Jika clean sheet lagi lawan Austria, akan membuat mereka menyamai rekor clean sheet terlama mereka antara 1972 dan 1974. Setelah Prancis dan Swiss, Austria adalah negara paling sering dihadapi Italia sepanjang sejarah. Termasuk empat pertemuan di Piala Dunia. Dan dari 13 pertemuan terakhir Italia vs Austria sejak 1960, Italia tak terkalahkan. Menang 10 kali dan imbang 3 kali. Tapi menghadapi Austria, Minggu dini hari WIB, akan jadi penampilan perdana Nicolo Barella dkk di luar Roma selama Euro 2020. Sementara itu, kemenangan 1-0 atas Ukraina (W2, L1) membuat Austria asuhan Franco Foda melaju ke babak sistem gugur Piala Eropa untuk pertama kalinya dalam tiga penampilan. Terakhir kali mereka memasuki fase ini dari turnamen besar mana pun adalah Piala Dunia 1954 di mana mereka secara mengejutkan mencapai semi-final. Masalahnya, Austria belum pernah mengalahkan negara peringkat 20 besar di Euro (D1, L3) – 75 persen gagal mencetak gol. Namun ada fakta menarik yang patut diperhatikan, bahwa setengah (tujuh) dari 14 pertandingan babak sistem gugur Italia di Piala Eropa berakhir imbang dalam 90 menit. Dari 7 laga itu, setelah babak perpanjangan waktu hingga penalti, Italia mencatat 4 kali menang dan 3 kali kalah. Jadi akankah hegemoni Italia atas Austria berlanjut malam ini? . Ciro Immobile telah mencetak gol di masing-masing dari tiga penampilan terakhirnya untuk Italia; enam dari delapan gol kompetitif sebelumnya tercipta setelah satu jam laga berjalan, termasuk keduanya di Euro 2020. Sebaliknya, enam dari tujuh gol kompetitif terakhir Christoph Baumgartner (Austria) dihasilkan di babak pertama, termasuk gol krusial terakhir ketika melawan Ukraina. Italia cukup diunggulkan pada laga ini. Minimal menang dengan selisih satu gol. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, terutama komposisi pemain dan rekor pertemuan, tampaknya Italia yang akan keluar sebagai pemenang. Mungkin dengan skor 2-0 atau 3-1. (pojok)   Prakiraan Susunan Pemain Italia (4-3-3) Donnarumma; Spinazzola, Acerbi, Bonucci, Lorenzo; Barella, Jorginho, Verratti; Insigne, Immobile, Berardi. Pelatih: Roberto Mancini   Austria (4-2-3-1) Bachmann; Alaba, Hinteregger, Dragovic, Lainer; Grillitsch, Ilsanker; Baumgartner, Sabitzer, Schlager; Arnautovic. Pelatih: Franco Foda     Editor : Iswan Buka
#Euro 2020 #Stadion Wembley #Roberto Mancini #Australia #Italia