Pertama Sepanjang Sejarah PON, Cabor Air Riffle Sulut Bawa Pulang Medali
Ayurahmi Rais• Selasa, 5 Oktober 2021 | 14:00 WIB
Gisella Lasut dan Fransisca Siagian usai menerima Medali Perak dI Cabor menembak PON XX Papua 2021. (ayurahmi/MP)MANADOPOST.ID -- Gisella Lasut atlet Cabang Olahraga (Cabor) Air Riffle asal Sulawesi Utara (Sulut) sukses menyumbangkan Medali Perunggu di perhelatan PON XX Papua 2021, kelas perorangan. Sementara untuk kelas beregu, Gisella bersama temannya Fransisca Siagian sukses mempersembahkan Medali Perak. Hasil ini pun sangat membanggakan karena sepanjang sejarah PON baru kali ini atlet asli Sulut masuk final. Ketua Perbakin Kota Tomohon Ir Miky Junita Linda Wenur MAP (MJLW) mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Mengingat waktu latihan hanya dua bulan. Belum. Lagi tempat latihannya hanya manual. "Kita di Sulut kekurangan tempat latihan. Masih menggunakan kertas. Saat lomba itu sudah digital. Jadi ketepatan tebakan itu jelas, " aku Wenur. Sehinggga, dia berharap fasilitas latihan menembak di Sulut akan diperbaiki dan ditambah. Agar atlet-atlet menembak bisa maksimal. Wenur pun optimis di PON 2025 atlet Menembak Sulut bisa bawa pulang Medali Emas. "Mereka masih sangat muda. Peluang untuk menang di pertandingan masih sangat besar. Semoga PON 2025 bisa bawa emas, " kuncinya penuh harap. Sementara itu, apresiasi juga diberikan Ketua KONI Sulut Steven Kandouw. "Luar biasa prestasi dua keke. Mereka jadi mutiara Sulut ke depan. Salut untuk Perbakin Pak Dandrem dan jajarannya," tutupnya. (ayu) Editor : Ayurahmi Rais