Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Di Tangan Bos Baru, Klub Persmin Minahasa Akan Bangkit dan Berjaya Lagi

Tanya Rompas • Minggu, 26 Juni 2022 | 11:35 WIB
Menejemen yang lama menyerahkan kepemilikan Persmin Minahasa ke menejemen baru.
Menejemen yang lama menyerahkan kepemilikan Persmin Minahasa ke menejemen baru.
MANADOPOST.ID-Kepemilikan tim sepak bola Persmin Minahasa kini berganti. Awalnya dikelola oleh PT Super Duper Minahasa dengan ketua umumnya Rico Tampenawas. Namun saat ini kepemilikan tersebut telah diserahkan kepada pihak baru yaitu Gilbert Ticoalu dan Vanny Kaseger. Dengan demikian, seluruh tanggung jawab full terkait dengan klub sepak bola Persmin Minahasa diatur oleh kepemilikan yang baru. Gilbert Ticoalu dan Vensy Kaseger yang merupakan dua pengusaha muda ini menyatakan siap mengangkat Persmin menuju puncak prestasi di liga Nasional. "Persmin adalah klub potensi yang perlu kembali dipoles menuju puncak prestasi. Untuk itu, kami siap membawa Persmin agar kembali berjaya seperti pernah dilakukan sebelumnya," kata Gilbert dan Vensy yang juga pernah menjadi sponsor klub sepak bola Sidoarjo. Demi membangkitkan kembali nama Persmin dikancah sepak bola nasional, Gilbert dan Vensy lewat PT Garda Jaya siap menggelontorkan dana yang dibutuhkan dengan menggandeng sejumlah sponsor besar yang dijamin mampu mendongkrak kembali Persmin. "Tentu kami hadir dengan tanggungjawab serta resiko yang tidak gampang. Tetapi membawa Persmin bangkit kembali dengan target awal bisa berlaga di divisi 2 Liga Indonesia," tutur Gilbert. Sementara itu, Rico Tampenawas beserta seluruh jajaran menejemen sebelumnya memohon maaf kepada seluruh masyarakat pecinta klub sepak bola Persmin Minahasa. "Kami tidak dapat mencapai hasil yang maksimal dan masih sangat banyak kekurangan dari kami dalam menejemen klub ini," ungkapnya. Menurut dia, awalnya pihaknya hanya ingin membantu tim tersebut karena kesulitan. Apalagi seperti waktu di masa pandemi Covid-19 melanda. Dengan tidak adanya pengalaman dan hanya bermodalkan niat baik dan murni hanya untuk membantu, Tampenawas mengaku telah berusaha semampunya. "Dan ternyata memang dalam menejemen sebuah klub sepak bola butuh kapasitas yang jauh lebih besar. Maka dari itu, secara resmi kami menyerahkan kepada pihak yang jauh lebih capable untuk membantu klub ini agar bangkit kembali," terangnya. (ando) Editor : Tanya Rompas
#Persmin #Persmin Minahasa