MANADOPOST.ID - Sevilla berhasil menjadi juara Liga Europa 2022/23 setelah memenangkan adu penalti dengan skor 4-1 atas AS Roma di Puskas Arena, Budapest, pada Kamis (1/6) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.
AS Roma berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol dari Paulo Dybala sebelum Sevilla menyamakan skor melalui gol bunuh diri Gianluca Mancini. Skor tidak berubah hingga waktu normal berakhir, sehingga pemenangnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Empat eksekutor penalti dari Sevilla menjalankan tugasnya dengan baik, sementara penendang kedua dan ketiga dari AS Roma gagal mencetak gol, sehingga klub asal Spanyol itu berhasil meraih gelar Liga Europa ketujuh mereka, seperti yang dilansir oleh UEFA melalui laman resmi mereka, yang dikutip dari Antara.
Baca Juga: Kedatangan Messi ke Indonesia Dikonfirmasi: Albiceleste Akan Bawa Skuad Terbaik!
Sevilla langsung mencoba menguasai bola sejak pertandingan dimulai, tetapi AS Roma menciptakan ancaman lebih dulu. Paulo Dybala mengirimkan umpan kepada Zeki Celik di sisi kanan, yang kemudian melakukan umpan tarik. Leonardo Spinazzola mencoba menyambut bola, tetapi tembakannya masih bisa ditepis oleh kiper Sevilla, Yassine Bounou.
Setelah itu, Roma mulai menyerang sementara Sevilla bertahan rapat untuk menghentikan serangan dari klub lawan. Namun, Roma berhasil mencetak gol pada menit ke-34.
Bryan Cristante memenangkan duel di lini tengah, kemudian bola dikendalikan oleh Gianluca Mancini yang mengirimkan umpan kepada Paulo Dybala. Penyerang Argentina tersebut kemudian melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang. Skor menjadi 1-0.
Baca Juga: Timnas Israel Melaju ke 16 Besar Piala Dunia U-20: Bagaimana Kalau Main di Indonesia?
Ketinggalan gol membuat Sevilla semakin agresif menyerang dan menciptakan beberapa peluang, termasuk usaha dari Youssouf En-Nesyri pada menit ke-39 yang masih bisa dijangkau oleh kiper Roma, Rui Patricio. Peluang Sevilla lainnya muncul empat menit kemudian, tetapi sundulan Fernando dalam posisi bebas masih melambung tinggi di atas gawang Patricio.
Pellegrini meminta penalti pada menit ke-45 setelah mendapatkan bola dari tusukan Dybala, namun malah mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan diving.
Sevilla hampir menyamakan skor di akhir babak pertama jika sepakan keras Ivan Rakitic dari depan kotak penalti tidak mengenai tiang gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Baca Juga: Di Ajang BRImo Future Garuda, BRI Serahkan Bantuan Pendidikan Bagi 50 Anak Sepak Bola Berbakat
Sevilla meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua dan berusaha untuk menyamakan kedudukan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-55, ketika umpan silang Jesus Navas tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh Mancini sehingga masuk ke gawang mereka sendiri. Skor menjadi 1-1.
Memasuki 10 menit terakhir, tempo pertandingan semakin memanas. Wasit memberikan penalti kepada Sevilla pada menit ke-76 setelah Ocampos dijatuhkan oleh Ibanez. Namun, wasit mengubah keputusan tersebut setelah melihat tayangan ulang menggunakan VAR.
Pada menit ke-83, Roma mendapat peluang. Umpan bebas Pellegrini disambut oleh Andrea Belotti dalam posisi tidak terjaga, namun sepakan volinya masih melebar setelah disentuh ujung jari Bounou.
Tambahan waktu 6 menit tidak cukup untuk menemukan pemenang. Dengan skor 1-1, pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Roma mendapatkan peluang terbaik di babak tambahan, saat sundulan Chris Smalling mengenai mistar gawang. Namun, hingga berakhirnya perpanjangan waktu, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Empat penendang dari Sevilla, yaitu Ocampos, Lamela, Rakitic, dan Montiel, berhasil mencetak gol. Sementara itu, hanya Cristane yang berhasil mencetak gol untuk AS Roma dalam adu penalti. Penendang lainnya, yaitu Mancini dan Ibanez, gagal mencetak gol.
Sevilla keluar sebagai pemenang adu penalti dengan skor 4-1 melawan AS Roma dan berhasil meraih trofi Liga Europa 2022/23. (JPC)
Editor : Toar Rotulung