MANADOPOST.ID—Dua pasangan ganda putra Indonesia langsung tersingkir pada babak pertama China Open.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengalami kekalahan dari wakil tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang dengan skor 15-21, 18-21, sementara Fajar Alfian/Rian Ardianto takluk dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 19-21, 19-21. Pertandingan ini berlangsung di Changzhou Olympic Sports Centre Xincheng Gymnasium, Changzhou, pada Selasa (5/9).
Rian merasa menyesal karena tidak bisa memanfaatkan beberapa peluang saat mereka unggul beberapa kali. "Seharusnya bola masuk lebih dulu. Namun, kami justru terburu-buru untuk mencetak poin, sehingga terkadang bola keluar dari lapangan," ujar Rian.
Sementara itu, Fajar mencatat bahwa lawan-lawan mereka bermain dengan sabar dan percaya diri. "Mereka siap untuk menyerang maupun bertahan. Mereka lebih bermain dengan aman dibandingkan kami, terutama di saat-saat kritis," jelasnya.
Fajar juga mengungkap beberapa momen bola yang menjadi tanggung. Namun, lawan mampu mengembalikan bola dengan baik. "Hal ini memengaruhi permainan kami karena dalam pertandingan seperti ini, setiap poin sangatlah penting," ungkapnya.
Selain aspek teknis, faktor psikologis juga perlu dievaluasi. Rian mengakui bahwa beberapa kekalahan di babak awal dalam beberapa turnamen terakhir telah mengurangi kepercayaan diri mereka. Ia juga mengakui bahwa sulit untuk bermain tanpa terbebani oleh tekanan lawan dan kurangnya kesabaran.
Sebelumnya, pasangan Fajar/Rian, yang sering disebut sebagai FajRi, juga tersingkir pada babak 32 besar kejuaraan dunia oleh pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, dengan skor 18-21, 19-21. Kepercayaan diri yang hilang menjadi masalah, dan Rian mengakui kesulitan mereka untuk bermain bebas tanpa memikirkan tekanan lawan.(gel)
Editor : Angel Rumeen