MANADOPOST.ID - AC Milan sukses mencetak kemenangan impresif dengan skor 3-1 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu pada pertandingan ke-4 fase grup Liga Champions, Rabu dini hari (6/11) WIB. Laga ini menegaskan semangat juang Milan yang mampu mengatasi tekanan dan menghadapi tim besar di kandang lawan.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal, namun Milan berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-12, Malick Thiaw mencetak gol melalui sundulan dari umpan sepak pojok Christian Pulisic. Thiaw, yang dikenal sebagai bek tangguh, menunjukkan ketajamannya di depan gawang, membuat kiper Real Madrid, Andriy Lunin, tak mampu berbuat banyak. Gol ini membawa Milan unggul sementara 1-0.
Namun, keunggulan Milan tak bertahan lama. Di menit ke-23, Real Madrid mendapatkan penalti setelah Emerson Royal melakukan pelanggaran terhadap Vinicius Junior di kotak terlarang. Vinicius sendiri yang menjadi eksekutor, dan berhasil mengecoh Mike Maignan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang ini membuat Madrid semakin agresif dalam menekan pertahanan Milan.
Milan tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari celah untuk mencetak gol kedua. Beberapa peluang emas diciptakan oleh Thiaw dan Tijjani Reijnders, namun belum berhasil membuahkan gol. Hingga akhirnya, pada menit ke-39, Milan berhasil memanfaatkan kesalahan umpan dari Aurelien Tchouameni yang dipotong Youssouf Fofana. Bola kemudian dikuasai Pulisic yang langsung memberikan umpan kepada Rafael Leao. Tembakan Leao ditepis Lunin, tetapi Alvaro Morata menyambar bola rebound untuk membawa Milan unggul 2-1.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-1 bagi AC Milan. Setelah jeda, Real Madrid mencoba bangkit dengan serangan cepat di awal babak kedua. Vinicius kembali mengancam lewat tendangan jarak jauh, namun kiper Maignan berhasil mengamankan gawangnya. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan peluang, tetapi Milan lebih solid dalam mempertahankan keunggulan mereka.
Di tengah upaya Madrid menyamakan kedudukan, Milan kembali mengejutkan tuan rumah dengan mencetak gol ketiga pada menit ke-73. Bermula dari aksi individu Rafael Leao yang bergerak dari sisi kiri, Leao melepaskan umpan matang ke tengah kotak penalti, yang diselesaikan Reijnders dengan tembakan kuat yang gagal dihentikan Lunin. Skor berubah menjadi 3-1 untuk Milan.
Real Madrid sempat mendapatkan peluang pada menit ke-81, ketika Antonio Rudiger mencetak gol dari umpan silang Dani Ceballos. Namun, setelah dicek VAR, gol tersebut dianulir karena Rudiger berada dalam posisi offside. Keputusan ini membuat skor tetap 3-1, dan tekanan dari Real Madrid semakin besar, meski Milan tetap solid di lini belakang.
Hingga peluit akhir berbunyi, Milan berhasil mempertahankan keunggulan 3-1 atas Real Madrid. Kemenangan ini membawa Milan ke posisi ke-18 di klasemen sementara dengan koleksi enam poin, hanya terpaut satu peringkat dari Madrid yang memiliki jumlah poin sama, namun unggul dalam selisih gol.
Hasil ini tak hanya memberikan tiga poin penting bagi Milan, tetapi juga membuktikan bahwa mereka bisa bersaing melawan tim-tim besar Eropa. Bagi para penggemar Milan, kemenangan ini menumbuhkan harapan bahwa tim mereka akan terus melaju dan tampil kompetitif dalam fase Liga Champions musim ini. (*)