Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ini 4 'Anak Emas' Shin Tae-yong yang Harus Berjuang Masuk Skuad Garuda Era Patrick Kluivert, Siapa Saja Mereka?

Baladewa Setlight • Rabu, 8 Januari 2025 | 15:30 WIB
KERJA KERAS: Pratama Arhan saat latihan bersama Timnas Indonesia.
KERJA KERAS: Pratama Arhan saat latihan bersama Timnas Indonesia.

MANADOPOST.ID - Timnas Indonesia bersiap memasuki era baru seiring berakhirnya masa kerja Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Patrick Kluivert, mantan striker legendaris Belanda, diyakini akan menggantikan peran tersebut. Kehadiran Kluivert membawa tantangan baru bagi para pemain yang sebelumnya menjadi andalan di era Shin Tae-yong.

Sejumlah pemain yang kerap menjadi pilihan utama Shin kini harus membuktikan kualitas mereka di bawah gaya kepelatihan yang berbeda. Kluivert, dengan pengalaman dan visinya, diperkirakan akan memberikan pendekatan baru yang lebih kompetitif, khususnya dengan banyaknya pemain naturalisasi yang tersedia untuk memperkuat Skuad Garuda.

Berikut adalah beberapa pemain yang menjadi andalan Shin Tae-yong dan bagaimana peluang mereka bertahan di era Kluivert:

1. Pratama Arhan: Senjata Andalan yang Terancam Pesaing Baru.

Pratama Arhan dikenal sebagai pemain yang tidak tergantikan di era Shin Tae-yong. Bek kiri asal Blora ini telah mengoleksi 50 caps bersama Timnas Indonesia, dengan kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh yang menjadi andalan. Namun, Arhan menghadapi tantangan besar di era Kluivert.

Dengan minimnya menit bermain di level klub, Arhan harus bersaing ketat dengan Shayne Pattynama dan Calvin Verdonk. Kluivert, yang dikenal mengutamakan pemain dengan performa konsisten di klub, mungkin akan memberikan tekanan lebih bagi Arhan untuk meningkatkan permainannya.

 

2. Asnawi Mangkualam: Kapten Era Shin yang Harus Bertarung Kembali.

Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain paling menonjol di era Shin Tae-yong. Ia bahkan dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia baik di level senior maupun kelompok usia. Dengan 46 caps, Asnawi selalu menjadi pilihan utama di posisi bek kanan.

Namun, kedatangan Patrick Kluivert membuka peluang persaingan di posisinya. Sandy Walsh, Kevin Diks, Mees Hilgers, hingga Eliano Reijnders bisa menjadi ancaman bagi tempat Asnawi di tim utama. Asnawi harus membuktikan bahwa ia masih layak menjadi pilihan di era yang baru.

 

3. Witan Sulaeman: Performa Klub yang Belum Maksimal.

Witan Sulaeman adalah pemain muda yang memiliki banyak pengalaman di Timnas Indonesia. Dengan 46 caps, 9 gol, dan 8 assist, Witan menjadi salah satu andalan Shin Tae-yong. Namun, performanya di Persija Jakarta yang kurang konsisten membuat posisinya terancam.

Kluivert mungkin lebih mengutamakan pemain seperti Eliano Reijnders, yang memiliki kemampuan ofensif luar biasa. Witan harus menunjukkan performa terbaiknya di level klub untuk menarik perhatian pelatih baru.

 

4. Ricky Kambuaya: Tantangan Berat di Lini Tengah.

Ricky Kambuaya mengalami penurunan menit bermain di era akhir Shin Tae-yong. Di bawah Kluivert, persaingan di lini tengah akan semakin sengit. Dengan nama-nama seperti Thom Haye, Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, dan Marselino Ferdinan, Ricky harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat.

Rumor mengenai naturalisasi Jairo Riedewald juga menambah tekanan bagi Kambuaya. Jika ingin bertahan di Timnas Indonesia, ia harus tampil konsisten bersama klubnya, Dewa United.

Era Patrick Kluivert membawa tantangan baru bagi para pemain Timnas Indonesia. Bagi mereka yang menjadi andalan di era Shin Tae-yong, kompetisi untuk mempertahankan posisi kini menjadi lebih ketat. Dengan pendekatan yang mungkin berbeda, Kluivert diharapkan mampu memaksimalkan potensi pemain yang ada sekaligus menciptakan tim yang lebih solid.

Pemain-pemain andalan Shin Tae-yong harus membuktikan bahwa mereka masih layak menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di bawah kendali Kluivert. Hanya waktu yang akan menjawab apakah mereka mampu menjawab tantangan ini atau tersingkir oleh pemain baru yang lebih kompetitif. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
#Barcelona #Pratama Arhan #witan sulaeman #pelatih kepala #Timnas Indonesia #asnawi mangkualam #Anak Emas #Shin Tae-yong #patrick kluivert #Ricky Kambuaya