Salah satu kelas yang paling dinantikan adalah Bendi Kalaper 400 Meter, di mana kuda-kuda tangguh berpacu dengan bendi ringan yang dikendalikan joki berpengalaman.
Selain itu, kategori pacuan jarak menengah dan panjang seperti 1200 meter juga menjadi daya tarik dalam kejuaraan ini.
Menurut Imanuel Poli, warga Kanonang, kejuaraan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari budaya daerah.
"Kami selalu menantikan Milord Memorial Cup. Ini bukan hanya perlombaan, tapi juga tradisi yang mempertemukan banyak orang," ujarnya.
Dengan atmosfer yang meriah dan persaingan sengit di lintasan, Milord Memorial Cup kembali membuktikan diri sebagai ajang pacuan kuda bergengsi yang terus dinantikan masyarakat setiap tahunnya. (ryn)
Editor : Tanya Rompas