MANADOPOST.ID - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola, khususnya klub Liverpool, setelah Diogo Jota, penyerang andalan mereka asal Portugal, meninggal dunia secara mendadak. Pesepakbola berusia 28 tahun ini kehilangan nyawanya dalam kecelakaan tragis pada Rabu (2/7), saat berkendara bersama adiknya, Andre Silva, yang juga turut menjadi korban. Kepergian mendadak Jota meninggalkan lubang kesedihan yang mendalam, terutama bagi sang istri, Rute Cardoso, dan ketiga buah hati mereka.
Betapa mirisnya takdir, Diogo Jota baru saja mengikat janji suci pernikahan dengan tunangannya, Rute Cardoso, hanya sepuluh hari sebelum insiden nahas itu terjadi. Pasangan ini telah menjalin kasih sejak 2015, menyambut anak pertama mereka pada 2021, dan bertunangan di tahun 2022.
Unggahan terakhir di akun Instagram mereka berdua adalah potret kebahagiaan pernikahan, diunggah hanya beberapa jam sebelum kecelakaan maut merenggut nyawanya. Senyum sumringah mereka dalam foto-foto itu kini menjadi kenangan pahit yang tak terlupakan.
Dalam sebuah tindakan kemanusiaan dan penghormatan yang patut diacungi jempol, Liverpool FC mengumumkan keputusan luar biasa. Akun Instagram @soccerforever melaporkan pada Sabtu (5/7) bahwa klub raksasa Premier League ini akan tetap membayarkan gaji Diogo Jota sebesar £140 ribu (sekitar Rp 3,1 miliar) per minggu kepada istri dan anak-anaknya. Pembayaran ini akan terus dilakukan hingga masa kontrak mendiang Jota berakhir pada Juni 2027 mendatang.
Melansir laman theplayoffs, laporan dari media Portugis menguatkan informasi ini. Klub Liverpool, melalui keputusan Fenway Sports Group, pemilik resmi klub, akan menghormati sepenuhnya kontrak yang telah ditandatangani oleh Jota. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas finansial bagi keluarga yang ditinggalkan, memberikan mereka sedikit ketenangan di tengah duka yang tak terhingga. Kepergian mendadak sosok suami dan ayah dalam hidup mereka tentu merupakan pukulan telak, dan dukungan finansial ini diharapkan dapat meringankan beban.
Duka mendalam juga disampaikan oleh petinggi Liverpool. Dikutip dari situs Liverpool World, Richard Hughes, Direktur Olahraga Klub Liverpool, dan Michael Edwards, Kepala Eksekutif Sepak Bola Klub Liverpool, telah menyampaikan pernyataan resmi kepada media setempat. Keduanya mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian Diogo Jota yang mendadak dan tragis.
"Istri dan anak Diogo Jota sedang menghadapi kehilangan yang tak terbayangkan, kita harus menghargai privasi keluarga mereka. Dan memberikan mereka ruang untuk berduka," ujar pernyataan bersama dari Hughes dan Edwards. "Untuk hari-hari ke depannya, kami keluarga Liverpool akan menghormati kenangan mendiang, nomor punggung 20 tercinta kita, dengan penuh rasa hormat dan cinta yang layak dia dapatkan. Untuk sekarang, kami ungkapkan rasa cinta yang mengandung duka mendalam. Kita telah kehilangan seseorang yang tak tergantikan. Semoga kau beristirahat dalam damai, Diogo."
Kepergian Jota tidak hanya menyisakan duka di Anfield, tetapi juga dirasakan oleh rekan-rekan setimnya dan pesepakbola lain di seluruh dunia. Tangis Ruben Neves dan Joao Cancelo pecah saat mengheningkan cipta untuk Diogo Jota dan sang adik di Piala Dunia Antarklub 2025, menunjukkan betapa besar dampak kepergian sang bintang. Jota meninggalkan warisan sebagai pesepakbola berbakat dan dicintai banyak pihak.
Editor : Toar Rotulung