Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kegagalan Transfer Nico Williams Tak Goyahkan Ambisi Barca, Lamine Yamal Dipercaya Jadi Kunci Utama Dominasi Eropa.

Toar Rotulung • Selasa, 8 Juli 2025 | 10:05 WIB
Lamine Yamal. (Dok @FC Barcelona)
Lamine Yamal. (Dok @FC Barcelona)

MANADOPOST.ID - Barcelona mungkin baru saja menikmati musim 2024/2025 yang sukses gemilang dengan meraih tiga gelar domestik—La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol—di bawah arahan pelatih debutan Hansi Flick. Namun, ambisi Blaugrana tidak berhenti di situ. Tujuan utama mereka kini lebih tinggi: mengakhiri puasa gelar Liga Champions yang sudah berlangsung sejak 2015.

Upaya Barcelona untuk memperkuat skuad demi misi Eropa ini sempat menemui hambatan besar. Kegagalan merekrut Nico Williams, winger timnas Spanyol dari Athletic Bilbao, menjadi pukulan telak. Meskipun sempat ada laporan bahwa Williams telah menyetujui persyaratan pribadi untuk bergabung dengan juara La Liga itu, pemain berusia 22 tahun tersebut justru memilih menandatangani kontrak baru berdurasi 10 tahun dengan Les Leones.

Dengan absennya perekrutan bintang yang diharapkan, Direktur Olahraga Barcelona, Deco, kini secara terbuka menaruh harapan besar pada Lamine Yamal. Wonderkid berusia 17 tahun itu, yang telah menunjukkan performa luar biasa, diharapkan akan memimpin klub Catalan menuju kejayaan di semua kompetisi musim depan dan seterusnya, terutama di panggung Liga Champions.

"Lamine (Yamal) adalah sebuah fenomena. (Barcelona) menjadi yang terbaik di dunia bergantung padanya," ujar Deco dalam wawancaranya dengan De Cara Com o Cara. "Dia akan berada di Barca selama beberapa tahun ke depan, bersaing di level tertinggi, di Liga Champions, di La Liga, bersaing dengan Real Madrid."

Pernyataan Deco ini bukan tanpa dasar. Lamine Yamal telah membuktikan kualitasnya di musim keduanya bersama tim senior. Ia mencatatkan 18 gol dan 21 assist di semua kompetisi sepanjang musim 2024/2025, angka yang sangat impresif untuk pemain seusianya. Bahkan, dalam empat kemenangan Barcelona atas rival abadi Real Madrid musim lalu, Yamal menjadi figur kunci dengan menyumbangkan tiga gol dan dua assist dalam penampilannya di El Clasico.

Deco juga memuji kedewasaan Yamal, yang menurutnya terbentuk dari lingkungan tempat ia tumbuh. "Saya juga mengatakan ini untuk tim nasional Spanyol, yang akan bersinar di turnamen karena sangat kuat. Dia tumbuh di lingkungan Mataro, dan itu membantunya menjadi sangat dewasa sekarang. Dia memiliki tanggung jawab sebagai pemain," imbuh Deco.

Tentu saja, Yamal tidak akan sendirian dalam memikul beban berat ini. Ia mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya seperti Raphinha, yang mencatatkan 56 kontribusi gol yang mengejutkan di bawah Hansi Flick, dan Robert Lewandowski, yang mencetak 42 gol musim lalu. Trio ini diharapkan bisa menjadi motor serangan Barcelona.

Meskipun demikian, semua mata kini akan tertuju pada bintang muda ini saat Barcelona memulai usaha mempertahankan gelar La Liga pada Agustus mendatang. Seperti halnya saat Lionel Messi memimpin klub Catalan di masa lalu, kini keberhasilan dan kegagalan tim secara signifikan berada di pundak Lamine Yamal. Mampukah ia memenuhi ekspektasi besar ini dan membawa Barcelona kembali ke puncak Eropa?

Editor : Toar Rotulung
#Barcelona #lamine yamal #nico williams #deco #Sepakbola