MANADOPOST.ID – Son Heung-min resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Tottenham Hotspur pada musim panas ini.
Keputusan mengejutkan itu datang hanya beberapa bulan setelah sang penyerang Korea Selatan membawa The Lilywhites meraih gelar Liga Europa, yang menjadi trofi pertama klub dalam 17 tahun terakhir.
Dalam sebuah konferensi pers di Seoul, Son mengungkapkan betapa sulitnya meninggalkan klub yang sudah dibelanya sejak 2015.
“Saya sudah melalui banyak momen luar biasa bersama Tottenham, termasuk musim lalu yang penuh kenangan manis. Namun, saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai perjalanan baru,” ujar pemain berusia 33 tahun itu.
Son menjadi bagian penting dalam perjalanan modern Tottenham.
Selama sembilan tahun, ia mencatatkan 173 gol dan 101 assist dari seluruh kompetisi, menjadikannya pencetak gol terbanyak kelima sepanjang sejarah klub.
Kontribusinya mencapai puncak ketika ia memimpin tim meraih kejayaan di Eropa musim lalu, mengakhiri puasa gelar yang panjang.
Meski kontraknya masih tersisa hingga 2026, pihak klub memilih menghormati keinginan sang pemain untuk hengkang.
Manajer baru Tottenham, Thomas Frank, menyebut keputusan Son sebagai “perpisahan yang penuh rasa hormat dan kedewasaan”.
Pertandingan persahabatan melawan Newcastle United di Seoul World Cup Stadium pada Minggu (3/8/2025) diperkirakan menjadi laga perpisahan Son bersama tim London Utara itu.
Masa depan Son kini dikaitkan dengan dua opsi besar, hijrah ke Major League Soccer bersama Los Angeles FC atau menerima tawaran menggiurkan dari klub-klub Arab Saudi.
“Saat ini saya hanya ingin menikmati satu pertandingan terakhir bersama fans, setelah itu baru memikirkan langkah berikutnya,” tambahnya.
Keputusan Son untuk keluar dari Tottenham menjadi kabar menyedihkan bagi para penggemar, bahkan bagi sesama pemain.
Bagi.mereka, Son bukan hanya menjadi andalan di lapangan, tetapi juga ikon global yang mengangkat pamor klub di Asia.
Editor : Ayurahmi Rais