MANADOPOST.ID—Klub sepak bola Persma 1960 kembali menarik perhatian publik Sulawesi Utara setelah mengumumkan penyelenggaraan seleksi terbuka bagi pemain muda daerah.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Jumat (5/12) di Stadion Klabat Manado ini menjadi ruang baru bagi talenta muda menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Seleksi ini dibuka tanpa biaya pendaftaran, suatu keputusan yang mendapat sambutan positif dari komunitas sepak bola di Bumi Nyiur Melambai.
Presiden Direktur Persma 1960 Harvani Boki menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari komitmen klub untuk memperkuat fondasi tim melalui pemain lokal yang memiliki prospek jangka panjang.
Menurutnya, kesempatan yang merata adalah kunci untuk menemukan kualitas terbaik di tengah anak muda Sulawesi Utara. “Kami ingin setiap pemain muda yang memiliki mimpi diberi peluang yang sama. Seleksi ini kami buka gratis agar siapapun bisa datang tanpa memikirkan biaya,” ujarnya dalam sesi wawancara.
Peserta yang diizinkan mengikuti seleksi merupakan pemain kelahiran 2003 hingga 2008, mencakup kelompok umur yang dinilai paling potensial untuk dikembangkan. Klub juga memberikan imbauan agar para calon pemain tiba lebih awal untuk registrasi dan pemanasan, sekaligus memastikan mereka membawa perlengkapan latihan pribadi.
Menurut Harvani, kedisiplinan sejak tahap awal adalah indikator penting dari karakter pemain yang dicari klub. “Kami mencari anak-anak yang bukan hanya bisa bermain bola, tetapi juga memiliki etos kerja dan komitmen yang kuat,” tambahnya.
Persma 1960 kini sedang berada pada fase pembentukan struktur tim yang lebih kompetitif, profesional, dan berorientasi jangka panjang.
Klub menargetkan pemain yang memiliki semangat tinggi, kemampuan teknik memadai, serta kesiapan mental untuk berkompetisi di level lebih serius. Pencarian talenta lokal dianggap penting agar identitas klub tetap melekat pada karakter daerah, sekaligus menjadi investasi bagi kemajuan sepak bola Sulawesi Utara.
Dukungan kuat juga datang dari Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang memandang inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam membangun prestasi olahraga di daerah.
Ia menilai hadirnya seleksi terbuka akan memperluas ruang pembinaan dan membantu mengangkat potensi atlet muda. “Upaya Persma 1960 ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat kualitas olahraga di Sulut. Saya mendukung penuh kegiatan yang mendorong talenta lokal berkembang,” kata gubernur.(*)
Editor : Angel Rumeen