MANADOPOST.ID—Proses pembentukan skuad Persma Manado untuk musim kompetisi mendatang memasuki tahap paling menentukan.
Manajemen resmi memulai seleksi tahap akhir yang digelar di Stadion Klabat, Manado, Senin (8/12).
Sebanyak 26 pemain yang terjaring dari seleksi sebelumnya kini memasuki fase krusial dengan pemantauan ketat selama satu pekan penuh. Tahap ini menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas terbaik guna merebut tempat di tim utama.
Pada hari pertama seleksi, para pemain langsung dihadapkan pada sesi latihan dengan intensitas tinggi. Sesi diawali dengan latihan tendangan bebas secara berkelompok, sebuah metode untuk menilai teknik dasar, akurasi, serta kemampuan eksekusi bola mati yang menjadi aspek penting dalam strategi pertandingan.
Setelah itu dilanjutkan internal game yang berlangsung ketat. Para pemain memperlihatkan kemampuan taktikal, kecepatan membaca permainan, dan daya tahan fisik dalam situasi mirip pertandingan sesungguhnya.
Seleksi kali ini juga diwarnai kehadiran beberapa wajah yang tidak asing bagi publik sepak bola Sulawesi Utara.
Tiga mantan pemain Sulut United Andre Karundeng, Herry Lontoh, dan Jacky Runtulalo, ikut ambil bagian dan menunjukkan pengalaman serta struktur permainan matang yang pernah mereka tampilkan di level kompetitif lebih tinggi.
Kehadiran mereka ikut menaikkan tensi persaingan, sekaligus memberikan warna tersendiri bagi proses seleksi Persma Manado.
Pelatih Kepala Persma Manado Feryandes Rozialta menjelaskan seluruh pemain yang dipanggil merupakan hasil penyaringan ketat dari beberapa tahapan seleksi sebelumnya.
Menurutnya, fokus pelatih pada tahap final ini tidak hanya sekadar melihat kemampuan teknis, tetapi juga konsistensi permainan, kesiapan fisik, mental bertanding serta bagaimana pemain mampu beradaptasi dengan pola permainan.
“Kami ingin memastikan pemain yang nantinya masuk skuad benar-benar siap bersaing. Ini tahap paling penting untuk menentukan kerangka tim,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Persma Manado Christian Yokung bersama Direktur Bisnis Meyvo Rumengan menegaskan seluruh pemain langsung memasuki masa karantina setelah sesi latihan hari pertama.
Karantina diterapkan untuk menjaga kondisi fisik, mencegah cedera yang tidak perlu, serta memaksimalkan pemantauan kondisi masing-masing pemain oleh tim pelatih maupun tim medis.
Manajemen turut menyiapkan fasilitas pendukung berupa tempat karantina, transportasi bus antar-jemput, dan fasilitas kebugaran (gym) yang dapat digunakan kapan pun oleh para pemain. Langkah ini dilakukan demi memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, profesional, dan terstandar sebagaimana klub yang ingin tampil kompetitif dalam kompetisi resmi.(gel)
Editor : Angel Rumeen