MANADOPOST.ID — Medali perunggu tim voli putri Indonesia di SEA Games 2025 tak hanya soal skor 3-1 atas Filipina.
Di balik kemenangan itu, muncul nama muda yang mulai mencuri perhatian: Syelomitha Afrilafiza Injilia Wongkar.
Pemain asal Minahasa Utara berusia 17 tahun ini menjadi bagian dari skuad muda yang dibangun pelatih Marcos Sugiyama lewat strategi regenerasi.
Meski berstatus debutan SEA Games, Syelomitha tampil tanpa beban dan menunjukkan karakter petarung di laga krusial perebutan tempat ketiga.
Lahir di Manado, 10 April 2008, Syelomitha dikenal sebagai outside hitter dengan postur 178 cm dan serangan tajam.
Perjalanannya dimulai dari Sanggar Theofanny Kaima sebelum menanjak ke level nasional lewat Livoli dan Proliga.
Namanya kian melesat setelah dipastikan hijrah ke Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026.
Masuknya Syelomitha ke timnas juga menegaskan statusnya sebagai aset masa depan voli putri Indonesia.
Di tengah dominasi pemain senior, kehadirannya memberi warna baru—energi muda, keberanian, dan harapan.
Medali perunggu SEA Games 2025 pun menjadi lebih dari sekadar podium. Bagi Syelomitha Wongkar, ini adalah langkah awal menuju panggung yang lebih besar. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos