Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Era Baru KONI Sulut di Bawah Kepemimpinan Jerry Waleleng, Dukungan Penuh Gubernur Yulius Selvanus Yang Peduli Dunia Olahraga

Filip Kapantow • Senin, 22 Desember 2025 | 06:58 WIB
 
 
Ketua Umum KONI Sulut  Brigjen TNI (Purn) Bonifacius Jerry Waleleng (BJW)
Ketua Umum KONI Sulut Brigjen TNI (Purn) Bonifacius Jerry Waleleng (BJW)
MANADOPOST.ID - Tahun 2025 menandai babak baru bagi perkembangan olahraga di Sulawesi Utara. Momentum penting tersebut ditandai dengan pergantian kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut serta pelaksanaan berbagai agenda olahraga strategis di tingkat provinsi.
 
Pada Mei 2025, tongkat estafet kepemimpinan KONI Sulut resmi berpindah. Brigjen TNI (Purn) Bonifacius Jerry Waleleng SE dilantik sebagai Ketua Umum KONI Sulut periode 2025–2029 oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. 
 
Kepengurusan baru ini mendapat sokongan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay sebagai pelindung.
 
Di balik dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, KONI Sulut menetapkan target besar, yakni mengantar kontingen Sulawesi Utara menembus peringkat 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB–NTT 2028 mendatang. 
 
Tantangan tersebut langsung dijawab Jerry Waleleng dengan langkah cepat melalui penataan struktur organisasi dan konsolidasi internal.
 
Langkah awal dilakukan lewat Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sulut 2025 yang digelar pada Juni 2025, tidak lama setelah pelantikan. 
 
Fokus pembinaan kemudian diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, antara lain melalui sertifikasi pelatih berstandar nasional dan internasional, serta penguatan program pembinaan dan kaderisasi atlet sejak usia dini.
 
Selain itu, KONI Sulut juga menaruh perhatian serius pada penguatan basis data atlet dan pelatih guna memastikan proses pembinaan berjalan lebih terukur dan berkelanjutan. 
 
Seluruh program tersebut beriringan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulut 2025 yang berlangsung pada November dan dipusatkan di Kota Manado, sebagai puncak agenda olahraga daerah tahun ini.
 
Ketua Umum KONI Sulut Jerry Waleleng menegaskan bahwa peningkatan prestasi olahraga harus dimulai dari pembinaan di tingkat kabupaten dan kota, sebelum berlanjut ke Porprov sebagai tahapan menuju Pra-PON dan PON. 
 
"Perhatian besar Gubernur Sulut terhadap prestasi atlet menjadi motivasi tambahan bagi seluruh insan olahraga di daerah," tegas Waleleng.
 
KONI Sulut, lanjut Waleleng, memiliki tanggung jawab besar terhadap capaian prestasi olahraga di Sulawesi Utara. 
 
Oleh karena itu, pemetaan potensi atlet pasca-Porprov terus dilakukan sebagai dasar pengiriman atlet ke berbagai kejuaraan nasional. 
 
Partisipasi atlet Sulut pada ajang nasional, termasuk kejuaraan di Kudus, serta kesiapan Sulut sebagai tuan rumah sejumlah cabang olahraga bela diri ke depan, menjadi sarana penting untuk melihat dan mengukur potensi atlet daerah.
 
Apresiasi atas Komitmen Gubernur
Keberhasilan kontingen Sulut pada PON Bela Diri di Kudus, suksesnya pelaksanaan Porprov XII Sulut, hingga kepercayaan menjadi tuan rumah PON Bela Diri 2026, diakui Jerry Waleleng tidak lepas dari komitmen dan perhatian serius Gubernur Yulius Selvanus Komaling terhadap pengembangan olahraga.
 
Menurutnya, kepedulian Gubernur Yulius bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata, termasuk pembangunan kembali fasilitas olahraga yang sempat terbengkalai. 
 
Bahkan, Gubernur juga telah menyatakan komitmennya untuk merenovasi Gedung KONI Sulut beserta sarana pendukungnya, yang dinilai sangat strategis bagi pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.
 
Jerry Waleleng turut mengapresiasi langkah Gubernur Sulut dalam menghidupkan kembali Persma Manado, klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara. 
 
Ia menegaskan bahwa proses seleksi pemain dilakukan secara terbuka dan transparan, serta melibatkan pemain-pemain terbaik dari kompetisi nasional, yang seluruhnya dapat terwujud berkat dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. (mpd)
Editor : Filip Kapantow