MANADOPOST.ID - Nemanja Matic menilai Ole Gunnar Solskjaer seharusnya diberi waktu lebih lama sebagai pelatih Manchester United.
Solskjaer melatih Manchester United sejak Desember 2018 hingga November 2021.
Selama periode tersebut, Solskjaer memenangkan 51 dari 109 pertandingan Liga Inggris.
Rata-rata poin yang diraih Solskjaer bersama United adalah 1,81 poin per laga.
Meski tidak meraih trofi, Solskjaer membawa United ke final Liga Europa 2021.
Ia juga membawa tim ke semifinal Piala Liga Inggris dan Piala FA.
Selain itu, Manchester United finis di posisi kedua Liga Inggris di bawah asuhannya.
Solskjaer pernah meraih penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris bulan Januari 2019.
Penghargaan tersebut menjadikannya manajer United pertama sejak era Sir Alex Ferguson yang meraihnya.
Matic mengatakan kinerja Solskjaer sering dipandang lebih buruk oleh media daripada kenyataannya.
Menurut Matic, United finis di posisi kedua dan ketiga selama Solskjaer melatih.
Ia menilai pencapaian tersebut terlihat lebih hebat jika dibandingkan dengan kondisi klub saat ini.
Matic merasa Solskjaer dan stafnya berada di jalur yang tepat untuk membangun kembali United.
Ia secara khusus memuji Michael Carrick dan Kieran McKenna sebagai bagian penting staf pelatih.
Pemecatan Solskjaer disebut Matic hanya didasarkan pada beberapa hasil buruk di akhir masa jabatannya.
Matic menggambarkan Solskjaer sebagai sosok yang sangat cocok dengan nilai dan budaya klub.
Ia juga menyebut kualitas latihan di bawah Solskjaer sangat detail dan terorganisir dengan baik.
Matic mengaku merasa sedih ketika Solskjaer harus meninggalkan Manchester United.
Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, Matic tetap menghormati Solskjaer sebagai pelatih.
Menurutnya, Solskjaer mampu menyatukan pemain cadangan dan dicintai oleh para penggemar United. (samt)
Editor : ALengkong