MANADOPOST.ID - Newcastle United meminta kejelasan kepada PGMOL terkait keputusan wasit yang tidak memberikan penalti saat melawan Chelsea.
Laga tersebut berakhir imbang 2-2 di St James' Park setelah Newcastle sempat unggul dua gol.
Chelsea berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Reece James dan Joao Pedro.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, merasa timnya dirugikan oleh keputusan wasit dalam pertandingan itu.
Menurut Newcastle, Anthony Gordon dilanggar oleh Trevoh Chalobah di dalam kotak penalti.
Wasit Andy Madley memilih untuk tidak menunjuk titik putih atas insiden tersebut.
Keputusan wasit di lapangan kemudian dikonfirmasi oleh VAR.
Pusat Pertandingan Premier League menyatakan bahwa Chalobah dianggap melakukan gerakan shielding secara sah.
Mereka juga menilai bola masih berada dalam jarak bermain yang wajar.
Eddie Howe mengatakan klub telah mengajukan permintaan klarifikasi kepada PGMOL.
Howe menegaskan bahwa permintaan tersebut diajukan oleh klub, bukan secara pribadi olehnya.
Ia ingin mengetahui proses berpikir di balik keputusan wasit dan VAR.
Howe menyebut dirinya tidak akan melatih pemain bertahan melakukan tekel seperti itu di kotak penalti.
Menurutnya, bek seharusnya tidak menempatkan diri pada situasi yang berisiko memberi keputusan kepada wasit.
Howe tetap yakin bahwa insiden tersebut adalah penalti yang jelas setelah ia meninjaunya kembali.
Ia menegaskan pendapatnya tidak berubah meskipun keputusan resmi sudah dibuat.
Newcastle saat ini berada di papan bawah klasemen Premier League menjelang Natal.
Namun kemenangan melawan Manchester United di Boxing Day bisa membawa mereka naik ke posisi tujuh.
Howe menilai performa timnya masih belum konsisten, terutama saat bermain tandang di awal musim.
Meski begitu, ia percaya kepercayaan diri tim mulai kembali dan Newcastle berada di jalur yang tepat. (samt)
Editor : ALengkong