MANADOPOST.ID - Italia diperingatkan oleh Gianfranco Zola bahwa mereka tidak mampu menanggung kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Zola menilai situasi ini sangat serius mengingat status Italia sebagai juara dunia empat kali.
Timnas Italia terancam kembali gagal setelah harus melalui jalur play-off kualifikasi Piala Dunia berikutnya.
Mereka finis di posisi kedua grup kualifikasi, berada di bawah Norwegia.
Pada babak semifinal play-off, Italia dijadwalkan menghadapi Irlandia Utara pada 26 Maret.
Jika menang, Italia akan bertemu Wales atau Bosnia dan Herzegovina di partai final play-off tiga hari kemudian.
Italia sebelumnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022.
Pada 2018 mereka disingkirkan Swedia, sedangkan pada 2022 kalah dari Makedonia Utara.
Zola menyebut kegagalan beruntun tersebut sebagai pukulan berat bagi sepak bola Italia.
Ia menegaskan bahwa sejarah besar sepak bola Italia tidak boleh tercoreng lagi.
Zola juga menyerukan dukungan penuh untuk pelatih kepala Gennaro Gattuso.
Gattuso ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia pada bulan Juni menggantikan Luciano Spalletti.
Menurut Zola, semua pihak termasuk media harus membantu menciptakan suasana yang positif.
Ia percaya Italia masih memiliki kualitas untuk bangkit dan lolos ke Piala Dunia.
Zola bahkan berharap keberuntungan juga berpihak pada Gattuso dan timnya.
Jika lolos ke Piala Dunia, Italia akan tergabung di Grup B.
Di grup tersebut, Italia akan bersaing dengan Kanada, Qatar, dan Swiss.
Selain membahas timnas, Zola juga menyinggung persaingan gelar Serie A.
Napoli, mantan klub Zola, saat ini berada di posisi ketiga dan hanya tertinggal dua poin dari Inter.
Zola mengaku secara romantis mendukung Napoli untuk kembali meraih gelar Scudetto karena ikatan pribadinya dengan klub tersebut. (samt)
Editor : ALengkong