Kejuaraan tinju yang diinisiasi Direktorat Binmas Polda Sulut ini menjadi magnet baru olahraga di Sulawesi Utara. Ajang tersebut terselenggara melalui kolaborasi bersama Pemprov Sulut, KONI Sulut, dan Pertina Sulut.
Sebanyak 160 peserta ambil bagian dalam berbagai kategori, mulai dari School Boy dan Girl, Mini Junior, Junior, hingga Elite Man dan Woman. Pertandingan berlangsung kompetitif dan sportif, mencerminkan potensi besar olahraga tinju di daerah ini.
Direktur Binmas Polda Sulut, Kombes Rio Alexander Palenewen, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana, menegaskan bahwa ajang ini bertujuan menjaring bibit-bibit unggul sejak dini.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami menggelar acara ini untuk mencari bibit baru atlet tinju yang bisa mengharumkan nama Sulawesi Utara di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya minat peserta menjadi sinyal kuat bahwa regenerasi atlet tinju di Sulut berjalan baik. Meski demikian, beberapa peserta belum sempat bertanding karena keterbatasan lawan sepadan dan akan dijadwalkan kembali pada event berikutnya.
Kehadiran Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Ketua KONI Sulut Jerry Waleleng serta jajaran pejabat daerah di hari pertama menambah semarak kegiatan tersebut. Dukungan pemerintah dan aparat diharapkan mampu menjaga konsistensi pembinaan atlet muda ke depan.
Ajang ini pun tidak sekadar kompetisi, tetapi menjadi panggung lahirnya harapan baru bagi masa depan tinju Sulawesi Utara.(gnr)
Editor : Grand Regar