Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Alwi Farhan Tampil Gemilang di Singapore Open 2026, Melaju ke Perempat Final Setelah Pulangkan Unggulan Pertama dari China

Angel Rumeen • Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB
Alwi Farhan
Alwi Farhan

 

ManadoPost.id — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mencatat kemenangan besar pada babak 16 besar Singapore Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, Kamis (29/5) di Singapore Indoor Stadium.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit selama tiga gim, Alwi sukses mengunci kemenangan dengan skor 21-16, 19-21, dan 21-14. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi pebulu tangkis muda Indonesia itu, mengingat Shi Yu Qi saat ini merupakan pemain peringkat satu dunia.

Usai pertandingan, Alwi mengaku sangat bersyukur sekaligus bangga bisa meraih kemenangan atas pemain terbaik dunia. Meski demikian, pebulu tangkis berusia 21 tahun tersebut menegaskan dirinya belum ingin cepat puas karena masih ada pertandingan penting yang harus dihadapi pada babak berikutnya.

“Bahagia pastinya, bangga juga bisa mendapat pengalaman dari peringkat satu dunia. Tapi perjalanan belum cukup, karena masih ada babak-babak yang penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus,” ujar Alwi seperti dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban atas proses evaluasi yang dilakukan Alwi setelah kegagalannya membawa tim Indonesia melaju ke fase gugur pada ajang Piala Thomas 2026. Dari pengalaman tersebut, Alwi mengaku belajar banyak tentang pengendalian emosi dan tekanan mental ketika bertanding di level tinggi.

Menurutnya, salah satu perubahan terbesar yang kini dirasakan adalah kemampuannya mengatasi rasa takut dan kecemasan saat berada di lapangan. Hal itu membuat permainan Alwi tampil lebih tenang dan matang dibanding beberapa turnamen sebelumnya.

“Saya percaya Tuhan selalu persiapkan rencana yang lebih baik buat saya jadi semuanya harus saya terima dengan cukup dewasa. Ini perjalanan yang sangat tidak mudah tapi saya harus menikmatinya apapun kondisinya,” ungkap Alwi.

Selain faktor mental, Alwi juga menilai pengalamannya dalam beberapa pertandingan terakhir membuatnya lebih sabar mengatur ritme permainan. Saat kehilangan gim kedua melawan Shi Yu Qi, ia memilih tidak terburu-buru mengejar kemenangan dan mencoba tetap fokus menghadapi gim penentuan.

“Beberapa kali saya belajar dari pengalaman, ketika saya terlalu ingin menang malah membuat blunder. Jadi ketika lepas gim kedua tadi, saya coba lebih tenang, balikin fokusnya lagi karena saya tahu pertandingan belum selesai dan kita masih punya kesempatan yang sama untuk menang,” jelasnya.

Penampilan impresif Alwi dalam turnamen ini mendapat perhatian publik bulu tangkis Indonesia. Selain berhasil mengalahkan unggulan utama, Alwi juga menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek teknik dan mental bertanding.

Pada babak perempat final, Alwi dijadwalkan menghadapi tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka, Jumat (29/5). Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua pemain sama-sama memiliki kecepatan dan daya juang tinggi di lapangan.

Keberhasilan Alwi melaju ke delapan besar juga menjadi sinyal positif bagi regenerasi tunggal putra Indonesia di level internasional. Dengan usia yang masih muda dan pengalaman yang terus bertambah, Alwi dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu andalan Indonesia di masa depan.

**Kata Kunci:**
Alwi Farhan, Singapore Open 2026, Shi Yu Qi, PBSI, bulu tangkis Indonesia, Kodai Naraoka, Piala Thomas 2026

Editor : Angel Rumeen
#Singapore Open 2026 #Shi yu Qi #alwi farhan