MANADOPOST – Piala Dunia 2026 belum lama bergulir, namun Tim Nasional Korea Selatan sudah diterpa isu tak sedap di luar lapangan.
Bukan soal taktik atau hasil pertandingan, melainkan retaknya hubungan skuad Taegeuk Warriors dengan media di negara mereka sendiri.
Pemicunya sebuah rekaman audio yang bocor dari sesi latihan terbuka di Guadalajara, Meksiko.
Dalam rekaman itu, terdengar komentar bernada meremehkan kapten Timnas Korsel, Son Heung-min. Percakapan itu ikut menyinggung status wajib militer sang bintang.
Rekaman tersebut langsung menyebar di media sosial dan memicu banyak kecaman dari publik Korea Selatan.
Para suporter menilai komentar itu tidak pantas dilontarkan kepada pemain yang selama bertahun-tahun menjadi simbol sepak bola Negeri Ginseng.
Situasi ini disebut-sebut membuat suasana di internal tim berubah drastis. Sejumlah pemain memilih mengurangi interaksi dengan media, sementara beberapa agenda wawancara dilaporkan dibatalkan.
Federasi Sepak Bola Korea (KFA) pun turun tangan. Dalam pernyataan resminya, federasi menyatakan kekecewaan atas komentar yang dinilai tidak pantas dan menegaskan bahwa hubungan antara pemain dan media harus dibangun di atas rasa saling menghormati.
Di tengah polemik tersebut, Son Heung-min memilih tetap tenang.
Kapten Korea Selatan itu tidak memberikan komentar publik dan tetap fokus mempersiapkan tim menghadapi pertandingan di Piala Dunia 2026.
Hal ini pun menjadi pusat perhatian para netizen Indonesia.
Tak sedikit yang mengaitkan kejadian ini dengan drama Korea berjudul Twenty-Five Twenty-One.
Drama ini mengisahkan seorang atlet anggar dan Reporter. Kesibukan karier dan profesional diantara mereka, membuat mereka akhirnya fokus pada tujuan masing-masing namun tetap saling mendukung meskipun tidak bersama.
Editor : Ayurahmi Rais