MANADOPOST.ID – Jika selama ini dunia mengenal Emiliano Martínez sebagai salah satu penjaga gawang terbaik, maka di Piala Dunia 2026 muncul sosok baru yang berhasil mencuri perhatian pencinta sepak bola dunia. Dia adalah Vozinha, kiper veteran Timnas Tanjung Verde.
Tanjung Verde yang baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia datang tanpa banyak sorotan. Namun, tim asuhan Pedro Leitão Brito justru mampu menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen.
Mereka mengawali kiprah dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol. Hasil positif kembali diraih saat menghadapi Arab Saudi, sebelum menutup fase grup dengan hasil imbang 2-2 melawan Uruguay. Rangkaian hasil tersebut mengantarkan negara kepulauan kecil di Afrika itu melangkah ke babak 32 besar.
Pada fase gugur, Tanjung Verde harus berhadapan dengan salah satu favorit juara, Argentina. Meski akhirnya kalah 2-3, penampilan mereka menuai pujian. Tanjung Verde mampu memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali merepotkan lini pertahanan juara dunia 2022 tersebut hingga peluit panjang dibunyikan.
Salah satu sosok yang paling bersinar adalah Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil luar biasa dengan melakukan serangkaian penyelamatan penting, termasuk menggagalkan sejumlah peluang emas para pemain Argentina.
Penampilan impresifnya langsung mendapat perhatian dunia. Jika sebelum Piala Dunia akun Instagram Vozinha hanya diikuti sekitar 50 ribu pengikut, kini jumlah pengikutnya melonjak drastis menjadi sekitar 21,4 juta hanya dalam hitungan beberapa pekan.
Banjir dukungan dan pujian pun datang dari berbagai negara. Banyak pencinta sepak bola memuji ketenangan, refleks, dan kepemimpinannya di bawah mistar gawang.
Meski gagal membawa Tanjung Verde melaju lebih jauh, performanya dinilai menjadi salah satu kisah paling inspiratif sepanjang Piala Dunia 2026.
Perjalanan Tanjung Verde membuktikan bahwa sepak bola tidak hanya tentang negara besar atau deretan pemain bintang.
Dengan kerja keras, disiplin, dan kekompakan sebagai sebuah tim, negara kecil itu mampu mencuri perhatian dunia dan meninggalkan kesan mendalam di panggung sepak bola terbesar dunia.
Editor : Ayurahmi Rais