Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

QRIS TAP dan QRIS Cross Border: Inovasi Pembayaran Digital Untuk Mendorong Ekonomi Sulawesi Utara

Ayurahmi Rais • Selasa, 2 September 2025 | 09:31 WIB
Float milik BI Sulut di TIFF Tomohon 2025.
Float milik BI Sulut di TIFF Tomohon 2025.

 

 

Oleh: Plt Kepala Unit Kehumasan BI Sulut Raja Alfredo Siregar dan Asisten Analis Unit Kehumasan Christian Elric Y. Koba 

 

MANADOPOST.ID- Di tengah semilir angin pagi yang sejuk, nampak seorang pedagang sibuk melayani para pembeli yang datang tidak hanya dari Sulawesi Utara, namun juga dari luar negeri. Satu hal menarik, terlihat tak ada lagi transaksi tunai. Pembeli cukup mengarahkan smartphone mereka ke mesin kecil yang terletak di meja, dan dalam hitungan detik, transaksi selesai. Inilah wajah baru ekonomi digital dengan QRIS menjadi jantungnya.

Transformasi sistem pembayaran digital Indonesia terus mencatatkan kemajuan yang signifikan. Dalam rangka imlementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025–2030, Bank Indonesia telah mengembangkan 2 (dua) dua fitur berbasis QRIS yaitu QRIS TAP dan QRIS Cross Border / lintas negara. Inovasi ini hadir untuk memperkuat efisiensi transaksi, memperluas inklusi keuangan, serta mendukung kedaulatan dan kepentingan nasional dalam ekosistem ekonomi digital.

Sumber: Bahan Tayangan DKSP BI
QRIS TAP yang telah diluncurkan secara nasional pada Maret 2025 merupakan integrasi teknologi QRIS Consumer Presented Mode (CPM) dengan Near Field Communication (NFC). Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi dengan menempelkan smartphone ke perangkat pembaca (reader) tanpa melakukan scan kode QR secara manual.

Photo
Photo

Dengan waktu pemrosesan rata-rata hanya 0,3 detik, QRIS TAP menjadi salah satu solusi pembayaran yang cepat, efisien dan inklusif serta selaras dengan prinsip "Satu Bahasa QRIS" dalam sistem pembayaran nasional. Saat ini QRIS TAP telah diimplementasikan pada lebih dari 130 moda transportasi umum, termasuk Damri, MRT Jakarta, RoyalTrans dan Trans Sarbagita Bali.

Bank Indonesia juga menetapkan MDR sebesar 0% untuk sektor layanan publik (Badan Layanan Umum/Public Service Obligation, seperti transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata sehingga dapat semakin memperluas akseptasi sistem ini di ruang layanan publik.

Fitur QRIS Cross Border telah memperluas jangkauan transaksi ke luar negeri yang memungkinkan wisatawan asing melakukan pembayaran di Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran digital dari negaranya masing-masing, dan sebaliknya. Saat ini, QRIS Cross Border telah diimplementasikan di Singapura, Malaysia dan Thailand. Bahkan, pada tahun ini telah dilaksanakan peluncuran QRIS Cross Border antara Indonesia dan Jepang pada 17 Agustus 2025 yang menandai komitmen kedua negara dalam memperkuat kerjasama ekonomi dan keuangan berbasis digital.

Photo
Photo

Ke depan, Bank Indonesia juga tetap berkomitmen untuk berekspansi memperluas kerjasama dengan negara lain, seperti Tiongkok. Dari sisi domestik, penerapan QRIS Cross Border di Pulau Dewata, Bali berhasil mendorong lebih dari 24.000 transaksi wisatawan asing dengan total nominal hingga mencapai Rp7,1 miliar. Hal ini menunjukkan QRIS menjadi salah satu kanal transaksi utama yang digunakan oleh wisatawan mancanegara.

Di sisi lain, meskipun implementasi QRIS TAP dan Cross Border belum dimulai di Sulawesi Utara, namun kesiapan infrastruktur dan budaya digital yang terus tumbuh membuka peluang untuk pengembangan fitur ini. Data per Juni 2025 menunjukkan bahwa jumlah pengguna QRIS di Sulawesi Utara telah mencapai 503.501 orang dengan jumlah merchant aktif sebanyak 332.045. Dari sisi transaksi, pada periode Januari s.d. Juni 2025, tercatat lebih dari 27 juta transaksi QRIS di Sulawesi Utara, dengan nilai transaksi mencapai Rp2,94 triliun. Capaian ini membuktikan bahwa QRIS telah menjadi salah satu kanal pembayaran digital utama di Bumi Nyiur Melambai.

Bank Indonesia Sulawesi Utara terus berkomitmen untuk meningkatkan transaksi pembayaran menggunakan QRIS di Provinsi Sulawesi Utara. Perluasan program kampanye edukasi dan akseptasi QRIS terus dilakukan termasuk dalam dua agenda besar, Tomohon International Flower Festival (TIFF) pada 8–12 Agustus di Kota Tomohon dan Pekan QRIS Nasional (PQN) pada 11–17 Agustus 2025 di beberapa kota di Sulawesi Utara, seperti Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Utara. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat serta pelaku usaha lokal dalam ekosistem pembayaran digital.

Di sisi lain, dukungan Pemerintah Daerah dan sinergi bersama pelaku industri diharapkan dapat semakin memperluas implementasi QRIS di sektor transportasi, kesehatan, pariwisata dan pendidikan. Selaras dengan itu, Bank Indonesia Sulawesi Utara juga menetapkan strategi ekspansi QRIS nasional dengan pendekatan supply-demand synergy, dengan menargetkan kawasan wisata, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) serta merchant non-Usaha Mikro Individu (UMI) sebagai bagian dari fokus utama inovasi.

QRIS TAP dan QRIS Cross Border merupakan tonggak penting dalam mewujudkan sistem pembayaran digital nasional yang tangguh, efisien dan inklusif dalam kerangka perekonomian global yang semakin terintegrasi. Untuk itu, pertumbuhan adopsi QRIS yang sangat tinggi menjadi potensi besar bagi Sulawesi Utara sebagai daerah pionir dalam penerapan teknologi ini di kawasan timur Indonesia.

Dukungan Strategic Regional Event, seperti TIFF, PQN dan berbagai kegiatan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat semakin mengakselerasi implementasi QRIS sebagai simbol transformasi digital dan fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang berkelanjutan.

Editor : Ayurahmi Rais