mpmeta
MANADOPOST.ID - Setelah lama dinantikan sejak berakhirnya anime pada 2018, Dragon Ball Super akhirnya dipastikan kembali dengan cerita baru yang jauh lebih besar. Arc Galactic Patrol atau Moro Arc menjadi fokus utama, menghadirkan musuh baru yang disebut-sebut sebagai salah satu yang paling berbahaya dalam sejarah seri ini.
Kembalinya Dragon Ball Super Setelah Vakum Panjang
Kabar kembalinya Dragon Ball Super menjadi salah satu momen paling penting bagi penggemar anime di seluruh dunia. Setelah terakhir tayang pada 2018 dengan Tournament of Power, seri ini sempat berhenti cukup lama tanpa kelanjutan cerita dalam bentuk anime. Namun, pada event perayaan 40 tahun franchise Dragon Ball di Jepang, proyek anime baru resmi diumumkan. Anime baru ini berjudul Dragon Ball Super: The Galactic Patrol, yang akan melanjutkan cerita langsung setelah arc sebelumnya. Ini berarti cerita akan tetap mengikuti perjalanan Goku dan Vegeta tanpa reset atau reboot, melainkan benar-benar kelanjutan dari timeline utama.
Fokus Cerita: Arc Galactic Patrol dan Ancaman Moro
Arc ini akan mengadaptasi cerita dari manga yang dikenal sebagai Galactic Patrol Prisoner Arc, yang sebelumnya belum pernah dianimasikan. Dalam cerita ini, Goku dan Vegeta bekerja sama dengan organisasi penjaga galaksi bernama Galactic Patrol untuk menghadapi ancaman baru. Musuh utama dalam arc ini adalah Moro, sosok penyihir kuno yang memiliki kemampuan unik: menyerap energi dari planet dan makhluk hidup. Karena kekuatan inilah, ia dijuluki sebagai “Planet Eater” atau pemakan planet. Berbeda dari musuh sebelumnya yang mengandalkan kekuatan fisik atau transformasi, Moro menghadirkan ancaman yang lebih kompleks karena ia menggunakan sihir dan manipulasi energi dalam skala besar. Hal ini membuat pertarungan di arc ini terasa berbeda dan lebih strategis.
Jadwal Rilis: Diperkirakan Tayang 2027
Meski sudah diumumkan secara resmi, tanggal rilis pasti anime ini belum dikonfirmasi secara detail. Namun, beberapa laporan menyebutkan bahwa Dragon Ball Super: The Galactic Patrol diperkirakan akan tayang pada tahun 2027. Penundaan ini bukan tanpa alasan. Sebelum arc baru ini tayang, franchise Dragon Ball juga akan merilis versi remaster dari cerita lama berjudul Dragon Ball Super: Beerus pada 2026, yang berfungsi sebagai pembuka sebelum cerita baru dimulai. Strategi ini kemungkinan digunakan untuk memperkenalkan kembali cerita kepada penonton lama sekaligus menarik penonton baru.
Produksi dan Arah Baru Anime
Anime ini kembali ditangani oleh Toei Animation, studio yang sejak awal menggarap Dragon Ball. Selain itu, proyek ini juga merupakan bagian dari perayaan besar franchise yang telah berjalan puluhan tahun. Menariknya, arc ini diharapkan memiliki kualitas animasi yang lebih baik serta pendekatan cerita yang lebih dekat dengan manga karya Akira Toriyama dan ilustrator Toyotaro. Hal ini penting karena beberapa bagian dari anime sebelumnya sempat mendapat kritik soal kualitas visual dan pacing cerita.
Kenapa Arc Ini Sangat Ditunggu?
Ada beberapa alasan mengapa arc Galactic Patrol menjadi salah satu yang paling dinantikan:
Pertama, ini adalah adaptasi arc manga populer yang belum pernah muncul di anime. Kedua, karakter Moro dianggap sebagai salah satu villain paling unik karena menggabungkan sihir dan kekuatan kosmik. Ketiga, arc ini memperlihatkan perkembangan baru Goku dan Vegeta setelah Tournament of Power, termasuk potensi kekuatan baru mereka.
Selain itu, cerita dalam arc ini juga memiliki skala yang lebih luas karena melibatkan galaksi secara keseluruhan, bukan hanya satu planet atau turnamen.
Penutup
Kembalinya Dragon Ball Super melalui arc Galactic Patrol menandai babak baru yang sangat penting bagi franchise ini. Dengan menghadirkan Moro sebagai ancaman utama, cerita akan terasa lebih segar, lebih berbahaya, dan lebih luas dari sebelumnya. Meski harus menunggu hingga sekitar 2027, antusiasme penggemar sudah sangat tinggi karena arc ini dianggap sebagai salah satu cerita terbaik dari manga yang akhirnya akan diadaptasi ke anime.