mpmeta
Manadopost.id - Studio animasi asal Malaysia, Les' Copaque Production, kembali menjadi sorotan setelah resmi memperlihatkan teaser untuk proyek terbaru mereka yang berjudul Legasi Kuasa. Serial ini langsung menarik perhatian penggemar animasi Asia Tenggara karena menjadi proyek animasi 2D pertama dari studio yang selama ini identik dengan gaya animasi 3D seperti Upin & Ipin. Kehadiran proyek baru ini dianggap sebagai langkah besar sekaligus eksperimen kreatif baru dari salah satu studio animasi paling terkenal di Malaysia.
Perubahan Besar dari Identitas Animasi Les’ Copaque
Selama hampir dua dekade, Les’ Copaque dikenal luas melalui karya animasi 3D mereka yang sukses di berbagai negara Asia, terutama lewat Upin & Ipin, Pada Zaman Dahulu, hingga beberapa film layar lebar animasi. Karena itu, kemunculan Legasi Kuasa sebagai serial 2D terasa sangat berbeda dibanding proyek-proyek mereka sebelumnya. Banyak penggemar melihat perubahan ini sebagai usaha studio untuk memperluas identitas kreatif mereka dan mencoba pendekatan visual baru yang lebih segar.
Jadwal Tayang Sudah Mulai Terungkap
Berdasarkan informasi yang dibagikan media Malaysia, Legasi Kuasa direncanakan mulai tayang pada 20 Juni 2026 melalui saluran RTM dan TV Okey. Walaupun detail lengkap cerita masih dirahasiakan, pengumuman jadwal tayang ini sudah cukup membuat antusiasme penggemar meningkat karena proyek tersebut menjadi salah satu animasi lokal Malaysia yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa hari terakhir.
Teaser Perdana Masih Misterius
Hingga saat ini, teaser yang diperlihatkan Les’ Copaque belum mengungkap banyak informasi mengenai alur cerita, karakter utama, maupun dunia yang akan ditampilkan dalam serial tersebut. Strategi ini tampaknya sengaja dilakukan untuk membangun rasa penasaran penonton sebelum trailer utama dirilis. Karena minimnya informasi resmi, banyak penggemar mulai berspekulasi bahwa Legasi Kuasa kemungkinan akan menghadirkan tema aksi, fantasi, atau kekuatan supernatural berdasarkan judul dan nuansa visual awal yang diperlihatkan.
Lagu “Legasi Kuasa” Diduga Jadi OST Utama
Sebelum pengumuman serial ini muncul, Les’ Copaque ternyata sempat merilis lagu berjudul Legasi Kuasa yang dinyanyikan oleh Merrah. Media Malaysia menduga lagu tersebut kemungkinan besar akan digunakan sebagai lagu tema utama atau OST untuk serial animasi ini. Kehadiran lagu tersebut juga menjadi petunjuk awal bahwa proyek Legasi Kuasa sebenarnya sudah dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu sebelum teaser resminya diperlihatkan ke publik.
Langkah Baru Setelah Kesuksesan Upin & Ipin
Kesuksesan besar Upin & Ipin selama bertahun-tahun membuat Les’ Copaque memiliki standar tinggi di industri animasi Asia Tenggara. Studio ini bahkan dikenal sebagai salah satu pelopor animasi modern Malaysia sejak berdiri pada 2005. Karena itu, kehadiran Legasi Kuasa dianggap penting bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri animasi Malaysia secara keseluruhan. Banyak pihak penasaran apakah serial baru ini mampu mengikuti kesuksesan franchise besar yang sudah lebih dulu mendunia.
Les’ Copaque Memang Sering Bereksperimen
Walaupun terkenal lewat Upin & Ipin, sebenarnya Les’ Copaque beberapa kali mencoba konsep animasi berbeda melalui proyek seperti Puteri, Pada Zaman Dahulu, hingga DaDuDiDo. Bahkan serial Pada Zaman Dahulu pernah menggabungkan elemen visual berbeda dalam penyajiannya. Namun, Legasi Kuasa tetap menjadi proyek spesial karena benar-benar dipasarkan sebagai serial 2D utama pertama mereka secara penuh.
Industri Animasi Malaysia Semakin Berani Berkembang
Kehadiran Legasi Kuasa juga memperlihatkan bagaimana industri animasi Malaysia kini semakin berani mengeksplorasi berbagai gaya visual dan genre baru. Dalam beberapa tahun terakhir, studio-studio Malaysia mulai mencoba konsep yang lebih luas, mulai dari fantasi, aksi, hingga proyek yang menargetkan pasar internasional. Les’ Copaque sendiri sebelumnya juga aktif mengembangkan berbagai IP baru dan terus memperluas jangkauan mereka di dunia hiburan digital.
Potensi Besar untuk Penonton Asia Tenggara
Sebagai studio yang sudah memiliki basis penggemar besar di Indonesia dan Malaysia, Legasi Kuasa berpotensi mendapatkan perhatian luas sejak awal penayangannya. Gaya animasi 2D biasanya lebih fleksibel dalam adegan aksi dan ekspresi karakter, sehingga banyak penggemar berharap serial ini bisa menghadirkan pengalaman berbeda dibanding karya Les’ Copaque sebelumnya. Jika berhasil, serial ini bisa membuka jalan bagi lebih banyak proyek animasi 2D modern dari Malaysia di masa depan.
Penutup
Legasi Kuasa menjadi salah satu proyek paling menarik dari Les’ Copaque dalam beberapa tahun terakhir karena menghadirkan perubahan besar dari identitas visual studio yang selama ini dikenal lewat animasi 3D. Walaupun detail cerita masih dirahasiakan, teaser awal dan jadwal tayang yang sudah diumumkan berhasil memancing rasa penasaran penggemar animasi di Asia Tenggara. Dengan pengalaman panjang Les’ Copaque dalam industri animasi, banyak penonton kini menunggu apakah Legasi Kuasa mampu menjadi franchise baru yang sukses seperti Upin & Ipin di masa mendatang.