MANADOPOST.ID - Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado melalui Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan (Sarter) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertemakan "Pemberdayaan kesehatan Ibu Nifas melalui Aplikasi Yoga dan Herbal Lokal untuk Pencegahan Risiko Diabetes Melitus.”
Ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dilaksanakan tiga tahap yaitu tahap pertama tanggal 12 Agustus 2026, kedua digelar Rabu 19 Agustus ketiga 29 agustus 2026 mulai pukul 10.00 WITA, di Balai pertemuan Kelurahan Ranoyapo dan praktik dan kegiatan monev dilaksanakan di Klinik Floremce Amurang.
Tahap pertama yaitu menjelaskan kegiatan dan Simulasi Aplikasi yoga dan pemberian ramuan lokal (tradisional), pada tahap kedua dilaksanakan di balai pertemuan umum (BPU) kelurahan Ranoyapo yang dihadiri Kepala Puskesmas dr Marini Baguna, Kepala Kelurahan Ranoyapo Ferdis Mononimbar SPd, kader Kesehatan dan ibu nifas serta mahasiswa Prodi sarjana terapan kebidanan.
Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari Tridharma Perguruan Tinggi merupakan hasil penelitian yang diharapkan dapat diterapkan melalui program nyata yang menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat.
Hasil penelitian rata-rata (mean) kadar gula darah ibu hamil trimester III sebelum diberikan prenatal yoga dan terapi musik flute adalah sebesar 125,12 mg/dl, sedangkan setelah diberikan intervensi rata-rata kadar gula darah menurun menjadi 109,02 mg/dl.
Hasil tersebut menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar gula darah sebesar 16,10 mg/dl setelah pemberian prenatal yoga dan terapi musik flute.
Sjenny menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa perubahan pada pemeriksaan gula darah sebelum dan sesudah pemberian yoga pada ibu hamil.
Pemberian Materi Tentang Yoga pada Ibu Nifas
Yoga dan herbal local pengobatan non farmakologi yang juga merupakan unggulan program studi Srajana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado.
Pada saat pelaksanaan pengabdian masyarakat para kader ibu nifas mendapatkan materi oleh Kepala Puskesmas Amurang dr Marini Baguna dalam materi tersebuat dokter mengatakan bahwa masa nifas disebut juga masa post partum atau peurperium atau masa setelah melahirkan adalah masa atau waktu sejak bayi dilahirkan dan plasenta keluar dari rahim, sampai enam minggu dan kembali organ-organ kandungan
Tidak sedikit ibu melahirkan mengalami gejala depresi yang berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan mental dalam beberapa minggu setelah melahirkan, berupa perubahan suasana hati menangis tak terkendali, masalah ikatan dengan bayi, nafsu makan berkurang atau meningkat drastis, insomnia atau tidur berlebihan. kelelahan ekstrem, mudah marah, cemas berlebih, overthinking
Pada akhir materi, Kepala Puskesmas Amurang menyampaikan terima kasih kepada tim pengabmas.
Lurah Ranoyapo menilai tentang kegiatan pengabmas ini sangat bermanfaat bagi warga khususnya nifas. "Yoga membantu peregangan otot-otot, karena waktu ibu hamil sampai melahirkan mengeluarkan tenaga yang cukup melelahkan," tegas Lurah.
Materi yang diberikan Ketua Tim tentang yoga merupakan sebuah gaya hidup, suatu sistem pendidikan yang terpadu antara tubuh, pikiran dan jiwa yang bisa dilakukan oleh wanita dan pria di segala usia.
Yoga merupakan salah satu bentuk latihan fisik yang efektif mengontrol kadar gula darah, yoga juga dibutuhkan untuk membakar kelebihan glukosa di dalam tubuh, olahraga yoga memacu badan untuk lebih efektif menggunakan karbohidrat.
Rangkaian gerakan yoga untuk diabetes melitus meliputi pemanasan, latihan inti, istirahat dan doa.
Yoga mengajarkan untuk hidup lebih teratur, sehat dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik. Dengan melakukan pelatihan pernafasan (pranayama) bisa mendapatkan suplai oksigen keseluruh organ terutama ke otak.
Manfaat berlatih yoga secara teratur juga akan memberikan manfaat besar, menurut Pujiastuti Sindhu dalam karyanya panduan praktis untuk memahami dan mempraktikkan yoga demi kesehatan fisik serta ketenangan diantaranya adalah meningkatkan fungsi kerja kelenjar endokrin (hormonal) di dalam tubuh, meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh sel tubuh dan otak, membuang racun dari dalam tubuh (detoksifikasi), mengurangi ketegangan tubuh, pikiran dan mental, serta membuatnya lebih kuat saat menghadapi stress,
Memberikan kesempatan untuk merasakan relaksasi yang mendalam dan meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan untuk berfikir positif.
Selain kegiatan yoga ada pemeriksaan kadar gula kepada ibu nifas yang menjadi sasaran dari pengabdian masyarakat. Pada kegiatan pengabmas dilakukan pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah
Manfaat Yoga dan Ramuan Herbal Lokal
Menurut penjelasan Tim Bidan Sjenny Olga Tuju MKes, Sandra Tombokan MKes, Atik Purwandari MKes mengatakan bahwa yoga pada nifas dapat meningkatkan suasana hati, melepas ketegangan tubuh, dan meringankan gejala depresi.
Ibu nifas dalam melakukan yoga bermanfaat meningkatkan rasa tenang, mengembalikan energi, menurunkan tingkat kecemasan dan depresi, mengurangi iritabilitas dan kemarahan, mengurangi ketegangan otot. penelitian tim tahun 2023 tentang Herbal tradisional Bantahang dapat berpengaruh terhadap penurunan fundus uteri lebih cepat dari normal meningkatnya ASI.
Dengan melakukan yoga pada ibu nifas dan minum ramuan herbal lokal dari beberapa penelitian bahwa dengan adanya gerakan yang dilakukan oleh ibu nifas dapat mencegah terjadinya diabetes militus (penyakit gula).
Pelaksanaan Praktik Yoga pada Ibu Nifas
Kegiatan praktik yoga diikuti oleh ibu nifas dan kader Kesehatan yaitu dengan memutar video yang sudah dibuat dan dituntun oleh mahasiswa prodi sarjana terapan kebidanan secara bergantian dan dilanjutkan di klinik Florence yang ada di Amurang yang sudah disiapkan peralatannya.
Kegiatan ini merndapat apresiasi dari Puskesmas dan Lurah Ranoiapo Kecamatan Amurang. Yoga merupakan salah satu bentuk latihan fisik yang efektif mengontrol kadar gula darah.
Yoga dibutuhkan untuk membakar kelebihan glukosa di dalam tubuh, olahraga yoga memacu badan untuk lebih efektif menggunakan karbohidrat.
Rangkaian gerakan yoga untuk diabetes melitus meliputi pemanasan, latihan inti, istirahat dan doa (Surya, 2016).
Yoga mengajarkan untuk hidup lebih teratur, sehat dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik. Dengan melakukan pelatihan pernafasan (pranayama) kita bisa mendapatkan penyuplai oksigen keseluruh organ terutama ke otak tahap kedua para kader ibu nifas mendapatkan materi oleh Kepala Puskesmas Amurang dr Marini Baguna dalam materi tersebut dokter mengatakan bahwa masa nifas disebut juga masa post partum atau peurperium atau masa setelah melahirkan adalah masa atau waktu sejak bayi dilahirkan dan plasenta keluar dari rahim, sampai enam minggu dan kembali organ-organ kandungan
Tidak sedikit ibu melahirkan mengalami gejala depresi yang berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan mental dalam beberapa minggu setelah melahirkan, berupa perubahan suasana hati menangis tak terkendali, masalah ikatan dengan bayi, nafsu makan berkurang atau meningkat drastis, insomnia atau tidur berlebihan. kelelahan ekstrem, mudah marah, cemas berlebih, overthinking.
Yoga membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darah dengan cara menurunkan hormon stres, memperbaiki fungsi kerja insulin, dan melancarkan peredaran darah.
Latihan rutin ini juga menjaga berat badan serta kesehatan jantung, pada akhir materi Kepala Puskesmas Amurang menyampaikan terima kasih kepada tim pengabmas.
Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Pengabmas
Selesainya pengabdian masyarakat diserahkan alat investasi untuk kegiatan selanjutnya kepada Bapak Lurah bersama ditandatangani berita acara penyerahan anatara ketua Tim dan bapak Lurah Ranoyapo Kecamatan Amurang berupa alat penunjang yoga matras, jim ball, alat ukur gula darah dengan stik pemeriksaan, tensi, blood lancet dengan dilakukan oleh Monev dilakukan setelah 1 minggu selesai. (mpd)
Editor : Filip Kapantow