MANADOPOST.ID—Oli adalah darah bagi mesin motor. Tanpa oli yang cukup dan berkualitas, performa mesin bisa menurun hingga berujung kerusakan serius. Sayangnya, banyak pemilik motor yang masih abai mengecek kondisi oli. Padahal, mengecek oli bisa dilakukan sendiri di rumah, tanpa perlu ke bengkel dan tidak memakan waktu lama.
Pastikan Motor di Permukaan Datar
Langkah pertama, parkir motor di permukaan rata agar pembacaan volume oli akurat. Jika menggunakan standar samping, tegakkan motor di standar tengah. Biarkan mesin mati beberapa menit supaya oli mengendap.
Cari dan Tarik Dipstick Oli
Buka penutup dipstick (batang pengukur oli) yang biasanya ada di samping mesin. Tarik keluar, lalu lap ujungnya dengan kain bersih. Masukkan kembali dipstick hingga rapat, lalu tarik lagi untuk melihat hasil pengukuran.
Periksa Volume Oli
Lihat tanda batas minimum dan maksimum di dipstick. Jika level oli mendekati atau di bawah batas minimum, segera tambahkan oli sesuai spesifikasi pabrikan. Jangan sampai terlalu penuh karena bisa menimbulkan busa dan merusak mesin.
Cek Warna dan Kekentalan Oli
Selain volume, perhatikan warna dan tekstur oli. Oli yang sehat biasanya berwarna cokelat muda dan masih kental. Jika oli tampak hitam pekat atau encer seperti air, saatnya ganti oli meskipun jarak tempuh belum tercapai.
Rutin Jadwalkan Pengecekan
Biasakan cek oli setiap 500–1000 km atau minimal dua minggu sekali, apalagi jika motor sering dipakai harian atau perjalanan jauh. Kebiasaan sederhana ini bisa memperpanjang umur mesin dan menghindari biaya perbaikan mahal.
Dengan cara ini, mengecek oli motor bisa dilakukan sendiri dengan cepat dan mudah di rumah. Tidak perlu alat khusus, hanya ketelatenan dan kebiasaan rutin. Mesin sehat, kantong pun aman.(fgn)
Editor : Foggen Bolung