Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

McLaren 788HS Jadi Penutup Manis Platform 720S dengan Tenaga hingga 778 Horse Power

ALengkong • Selasa, 14 Juli 2026 | 13:31 WIB
Mclaren 788HS (Foto : MotoTrend)
Mclaren 788HS (Foto : MotoTrend)

McLaren resmi memperkenalkan 788HS sebagai model penutup sekaligus evolusi paling radikal dari keluarga 720S yang telah mengaspal hampir satu dekade, dengan tenaga mesin V8 twin-turbo mencapai 777 hingga 778 tenaga kuda dan bobot kering hanya 1.265 kilogram. Mobil yang dirancang khusus oleh divisi McLaren Special Operations (MSO) ini dibanderol mulai 400.000 dolar AS atau sekitar Rp6,5 miliar, belum termasuk pajak dan opsi personalisasi tambahan.

Nama HS yang disematkan pada model ini menandai bahwa pabrikan asal Inggris tersebut benar-benar serius merombak basis McLaren 750S menjadi versi yang jauh lebih bertenaga, lebih aerodinamis, namun tetap mempertahankan bobot yang sangat ringan. Model 788HS ini menjadi generasi ketiga yang menyandang nama High Sport dalam sejarah McLaren, setelah sebelumnya disematkan pada MP4-12C HS dan MSO HS.

Mesin V8 dengan Power-to-Weight Ratio Tertinggi

McLaren membenamkan mesin V8 twin-turbocharged berkapasitas 4.000 cc, hasil pengembangan dari unit M840T milik 750S yang telah ditingkatkan potensinya hingga mampu memuntahkan tenaga sebesar 777 tenaga kuda dan torsi 590 lb-ft. Angka tenaga tersebut hanya kalah dari dua model McLaren lain bermesin bensin murni, yakni Senna LM dengan 814 tenaga kuda dan Senna GTR LM dengan 845 tenaga kuda.

Dengan bobot kering hanya 1.265 kilogram, McLaren 788HS mencatatkan rasio power-to-weight sebesar 623 PS per ton, angka tertinggi yang pernah dicapai seluruh generasi super series McLaren bermesin V8 berkapasitas 4.000 cc. Kombinasi tenaga dan bobot ringan tersebut membawa mobil ini mencapai kecepatan puncak 205 mph atau setara 330 km per jam, dengan akselerasi 0 hingga 60 mph tuntas dalam 2,8 detik, setara dengan performa yang pernah dicatatkan McLaren 765LT.

Akselerasi dari 0 hingga 200 km per jam kini menjadi lebih tajam, hanya membutuhkan waktu 7 detik atau lebih cepat 0,2 detik dibandingkan model standarnya. Sensasi berkendara turut dioptimalkan lewat ubahan pada engine mounts, sistem induksi udara, serta sistem pembuangan gas hasil pembakaran yang kini melalui sistem knalpot titanium dengan empat pipa buang atau quad-exit yang dirancang khusus memberikan karakter suara lebih kaya dan intens pada putaran mesin tinggi.

Paket Aerodinamika Agresif Terinspirasi Formula 1

Kecepatan puncak McLaren 788HS justru sedikit lebih rendah dibandingkan pendahulunya akibat penambahan paket aerodinamika berbahan serat karbon yang agresif, sehingga mampu menghasilkan gaya tekan ke bawah atau downforce 10 persen lebih besar dibandingkan model hardcore sebelumnya, 765LT. Bagian hidung mobil ditingkatkan dengan multizone front splitter yang bekerja seiring penurunan ketinggian bagian depan, terhubung dengan panel underwing berkisi-kisi.

Paket aero eksternal tersebut turut mencakup sayap belakang aktif yang posisinya lebih tinggi serta diffuser belakang masif yang terinspirasi dari mobil balap Formula 1. Sementara itu, khusus untuk varian coupe, terdapat tambahan S-duct scoop yang terhubung dengan kap mesin guna menyuplai udara segar dan dingin langsung ke ruang mesin, sekaligus melengkapi tampilan mobil balap jalanan pada McLaren 788HS.

Suspensi dan Rem Kelas Balap Warisan Senna

Sektor kaki-kaki McLaren 788HS turut dirombak total, dengan ketinggian berkendara bagian depan diturunkan 0,19 inci atau sekitar 5 milimeter dibandingkan 750S, dipadukan dengan sistem suspensi Proactive Chassis Control III yang disesuaikan khusus untuk pengalaman berkendara yang lebih dinamis dan mendebarkan. Satu elemen penting yang diwarisi langsung dari McLaren Senna adalah sistem pengereman berbahan cakram karbon keramik.

Sistem pengereman tersebut dipadukan dengan kaliper depan enam piston berbahan aluminium tempa monoblok berwarna hitam, yang ditempatkan di balik pelek forged Super Lightweight bersistem penguncian center-lock layaknya mobil balap murni, menjadi yang pertama diterapkan pada platform 720S sepanjang sejarahnya.

Kabin Berfokus pada Pengemudi dengan Sentuhan Personalisasi

Berbagai peningkatan pada mesin dan sasis McLaren 788HS dapat disesuaikan langsung oleh pengemudi melalui kontrol mode yang terpasang pada setir. Instrumen berkendara ditampilkan lewat layar digital yang terpasang pada kolom kemudi, memastikan pengemudi tetap dapat melihat informasi penting kendaraan pada ketinggian setir berapa pun.

Pengemudi juga dapat menyimpan dan memanggil kembali profil berkendara pribadi mereka melalui McLaren Control Launcher, menjadikan pengalaman berkendara semakin personal. Sistem hiburan dan navigasi ditangani oleh layar sentuh McLaren Infotainment System II, dengan tombol kontrol transmisi yang ditempatkan tepat di bawahnya, menyatu dengan konsol tengah berbahan serat karbon.

Tersedia Versi Coupe dan Spider dalam Jumlah Terbatas

McLaren 788HS akan diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, yakni hanya 200 unit di seluruh dunia, terbagi rata menjadi 100 unit versi coupe dan 100 unit versi spider beratap terbuka. Perbedaan utama pada versi spider terletak pada dihilangkannya intake S-duct serta tersedianya atap yang dapat dibuka, sementara bodi kendaraan juga tersedia dengan pilihan material serat karbon terekspos dalam sentuhan akhir glossy atau satin.

Setiap unit McLaren 788HS akan dirakit langsung oleh divisi McLaren Special Operations dan dipersonalisasi penuh sesuai keinginan masing-masing konsumen, menjadikan setiap mobil yang diproduksi benar-benar unik bagi pemiliknya. Dengan status sebagai penutup sekaligus puncak evolusi platform 720S, McLaren 788HS menegaskan komitmen pabrikan asal Inggris tersebut untuk mengakhiri satu era supercar dengan cara yang paling bertenaga dan spektakuler.

Editor : ALengkong
"McLaren 788HS" "Supercar" "McLaren Special Operations" "Mobil Sport"