MANADOPOST.ID—Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) sangat terkenal dengan kerukunannya. Hal tersebut kembali ditegaskan Pnt Netty Agnes Pantow (NAP).
“Keamanan dan kedamaian menjadi dambaan setiap manusia yang hidup dialam ciptaan Tuhan. Sipapun dengan tidak mengenal status sosial dan latar belakang kehidupan dari manusia itu sendiri,” sebut mantan anggota DPRD Provinsi Sulut ini.
Dia melanjutkan, akhir-akhir ini masyarakat diperhadapkan dengan beraneka ragam sajian hal . Ada yang menarik, buruk, merugikan ataupun menguntungkan. Bahkanpun kadang mendapatkan sajian yang bisa membuat terdorong manusia melakukan hal-hal yang sering merugikan diri sendiri ataupun orang orang lain.
“Untuk itu sebagai manusia ciptaan termulia, sebaiknya sajian apapun yang ada dan sedang kita hadapi selayaknya meminta hikmat pada Tuhan. Bagaimana kita merespon sajian apapun yang ada di depan kita,” ucapnya.
Kerukunan dan kedamaian, lanjut NAP, menjadi tugas bersama untuk dijaga. Sehingga keharmonisan hidup antar sesama manusia tetap terus dapat tercipta di tengah kemajemukan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Mari jalani keragaman hidup bersama. Karena keragaman adalah kasih karunia yang Tuhan berikan bagi setiap insan manusia,” tukasnya, sambil mengajak masyarak Sulawesi Utara untuk tetap melandaskan kasih sebagai perekat persatuan dan kesatuan. “Demi terciptanya keamanan dan kedamaian yang tidak dapat dirusak oleh sebuah perbedaan,” tandas calon anggota DPRD Provinsi Sulut nomor urut 1 Dapil Minut-Bitung dari Partai Demokrat ini.(gel)
Editor : Angel Rumeen