Seperti terlihat di Kota Manado. Dalam daftar calon tetap (DCT) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdapat sejumlah nama yang merupakan representasi anak muda di line up PDI Perjuangan untuk berebut kursi di DPRD Manado.
Sebut saja Cristy Masengie, Andre Gerungan, Marlon Lumansik, Frangko Wangko, Andrew Palit, Elryc Mosal, Nathanael Pepah, Hilman Idrus, Perisca Kawatak, Dedy Santo Tiho
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, dr Richard Sualang mengatakan, pihaknya tak hanya menggarap segmen tersebut. Akan tetapi memberi peran serta ke milenial.
"Di PDIP itu ada sekitar 40 persen adalah milenial. Itu saja di caleg. Makanya kami garap milenial bukan hanya meraup suara, tapi beri peran untuk menjadi wakil rakyat," kata Sualang kepada Manado Post.
Dijelaskan Wakil Wali Kota Manado ini, hal itu dikarenakan untuk menyuarakan suara milenial, maka harus juga dengan milenial.
"Tapi kita juga harus melihat bahwa semangat berdemokrasi yang ada sekarang, akhirnya pada lingkup seperti sekarang, tidak bisa dikotak-kotakan.
Orang melihat PDIP ini partai yang sudah eksis. Dimana milenial itu diberi peran. Tentu dengan sistem kaderisasi partai. Kita tidak mau menghasilkan milenial yang 'mantah tengah'. Harus melewati kaderisasi partai. Karena, selain membentuk calon pemimpin, kita juga melihat bagaimana karakter figur tersebut," tutupnya. (ando)
Editor : Tanya Rompas