Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tokoh Birokrat-Akademisi Layak Maju Pilkada se Sulut 2024, Tata Kelola Pemerintahan Mumpuni, Ini Daftar Figurnya

Gregorius Mokalu • Minggu, 21 April 2024 | 22:02 WIB

Figur Birokrat-Akademisi Layak Maju Pilkada Sulut
Figur Birokrat-Akademisi Layak Maju Pilkada Sulut

MANADOPOST.ID- Figur berlatar belakang birokrat dan akademisi diperhitungkan masuk bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Sebab, tata cara pengelolaan pemerintahan dan keuangan, dibutuhkan sosok yang memahami konsep Good Governance and Clean Government.

Juga, visi dan misi daerah jangka panjang akan mampu diselami akademisi dan birokrat yang sudah teruji dalam bidangnya. Sejumlah figur pun siap maju pilkada jika dilirik partai politik (Parpol). Siapa saja mereka?

Pilgub Sulut, ada Dr dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS. Pria kelahiran Mundung, Tombatu, Minahasa Tenggara, saat ini menjabat Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan.
Sebelumnya, Rondonuwu menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sejak Juni 2021, dan Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan sejak Tahun 2018. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.

Pengalamannya di birokrat diyakni menjadi modal bagi Rondonuwu ikut bursa Pilgub Sulut atau Pilbup Mitra. Kemudian layak disebut-sebut masuk bursa Pilgub adalah Prof Ir Kawilarang Warouw Alex Masengi MSc PhD.

Eks Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat dinilai punya visi dan misi kuat dalam pembangunan. Masengi kenyang pengalaman. Di antaranya Anggota Dewan Kelautan RI (2008-Sekarang), Ketua DPD Persatuan Ahli Pesisir Indonesia (2008-2018), Ketua Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia Sulawesi Utara (2008-Sekarang), dan Ketua Alumni Perguruan Tinggi dari Jepang (PERSADA) (2006-2017), serta Ketua The International Coelacanth Research Center and Marine Museum at Sam Ratulangi University (2015-sekarang).

Di Pilwako Manado, Dr Micler Lakat SH MH dianggap layak masuk bursa, mengingat pengalamannya sebagai Sekretaris Kota Manado. Perjalanan kariernya dalam birokrasi dimulai dari posisi bawah, termasuk sebagai Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan, Kepala Bagian Aset, hingga menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Dengan pengalamannya yang luas, ia dianggap bisa diusung dalam bursa Pilwako Manado.
Sementara itu, Pilbup Minahasa, nama Dr Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng, atau yang dikenal sebagai ROR, juga menjadi masih disebut-sebut. ROR dikenal sebagai sosok yang berpengalaman dalam birokrasi dan telah sukses memimpin sebagai Bupati Minahasa.

Mengawali karier sebagai Staf Seksi Perencanaan Teknis & Leger Jalan (Sub Dinas Bina Marga DPU Prov Sulut) 1989, Kasie Perencanaan Teknis dan Leger Jalan (Sub Dinas Bina Marga DPU Prov.Sulut) 1994, Kepala Cabang (Dinas PU Sangihe Talaud) 1995, Kepala Cabang (Dinas PU Manado dan Bitung Prov Sulut) 1996, Kepala Sub Dinas Bina Marga (Dinas PU Provinsi Sulut 1999, Plt Wakil Kepala (Dinas Prasarana dan Permukiman Prov Sulut) 2001, Wakil Kepala (Dinas Prasarana dan Permukiman Prov.

Sulut 2002, Kepala (Biro Pembangunan Setda Prov Sulut) 2003, Kepala (Dinas Prasarana dan Permukiman Prov Sulut) 2005, Kepala (Dinas Sumber Daya Air Prov. Sulut (SDA) 2007, Kepala (Dinas Perhubungan Prov. Sulut) 2008, Kepala (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Prov. Sulut 2008), Staf Ahli Gubernur Prov Sulut Bidang Pembangunan (Pemerintah Prov. Sulut) 2010, Ketua Harian Badan Pengelola Kawasan Pembangunan Ekonomi Terpadu 2011, Asisten Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Prov.

Sulut 2012, Kepala Bappeda Prov. Sulut 2013, Pejabat Walikota Kota Manado 2015, hingga Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Prov. Sulut 2016. Puncaknya saat menjabat Bupati Minahasa 2018-2023.

Tak kalah Jeffry Korengkeng SH MH (JK), yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten Minahasa selama enam tahun dan sebelumnya menduduki jabatan-jabatan strategis di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, juga menjadi salah satu kandidat yang patut diperhitungkan dalam kontestasi Pilbup Minahasa.

Tidak hanya JK, Drs Meiki Onibala MSi juga merupakan figur yang layak diusung pada Pilbup ataupun Pilgub. Dukungan terhadapnya bahkan semakin meningkat, terutama setelah diusulkan untuk ikut dalam kontestasi politik sebagaimana hasil Musyawarah Kerja Daerah 2023 (Mukerda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Sulut.

Keputusan untuk mendorong Meiki Onibala untuk berpartisipasi dalam Pilgub Sulut disepakati sidang tertinggi GPdI se-Sulut.
Selain itu, Penjabat Bupati Minahasa saat ini, Dr Jemmy Kumendong MSi, juga unggul dan masuk bursa kandidat latar birokrat yang layak didorong.

Jemmy merupakan lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri dan telah memegang jabatan strategis di kabinet Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw. Dia dikenal sebagai birokrat yang handal, terutama dalam inovasi seperti menciptakan aplikasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah elektronik atau e-LPPD.

Sebelumnya, menempati jabatan sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah di Sekretariat Daerah Provinsi Sulut.

Perebutan kursi kepemimpinan Pilwako Tomohon juga semakin menarik perhatian, terutama dengan munculnya sosok Dr Drs Arnold Poli SH MAP yang memiliki latar belakang kuat di dunia birokrasi. Dengan pengalamannya di birokrat, Arnold Poli menjadi sosok yang patut diperhitungkan dalam kontestasi politik tersebut.

Sejak 4 Mei 2023, Poli telah menjabat sebagai Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulut. Poli telah meniti karier dari berbagai jalur pendidikan, dimulai dari SDN 1 Kawangkoan hingga menyelesaikan gelar-gelar pendidikan tinggi di beberapa universitas ternama.

Pengalaman Poli tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tetapi juga mencakup berbagai posisi penting dalam birokrasi. Sebagai Ketua AGIS dan BIAN Sulut, Poli telah mengukir prestasi di berbagai posisi, termasuk sebagai Sekretaris Kota Tomohon pada periode 2011-2017, bahkan pernah menjadi pelaksana harian wali kota Tomohon pada tahun 2016.

Dalam pernyataannya, Poli menegaskan komitmennya sebagai Direktur IPDN Kampus Sulut yang baru, yaitu untuk mencetak birokrat yang berkarakter.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada Ir Fereydy Kaligis, Kepala Biro Kesra Pemprov Sulut, mulai didorong banyak warga ke bursa Pilwako Tomohon.

Sementara itu, di arena Pilbup Minsel, memperhitungkan sosok Asiano Gamy Kawatu SE MSi, eks Sekretaris Provinsi Sulut, yang dinilai memiliki pengalaman mumpuni di dunia birokrasi, sehingga dianggap layak untuk bersaing dalam kontestasi Pilbup Minsel.

Senada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Sulut, Drs Marhaen Royke Tumiwa MPd. Eks Kadispenda Sulut dan Kepala Biro Tata Pemerintahan, merupakan birokrat senior dan matang.

Di Minahasa Tenggara (Mitra), nama Ir Ronald Sorongan MSi, yang saat ini sebagai Pj Bupati Mitra, dinilai banyak warga, layak masuk bursa Pilbup. Sorongan bisa menjadi opsi untuk disandingan dengan calon yang berlatar belakang politisi.

Di Pilbup Minahasa Utara, nama Ir Adolf Tamengkel mulai menguat. Mantan Kepala Dinas PUPR Sulawesi Utara ini dianggap layak masuk dalam bursa Pilbup Minut berkat rekam jejaknya yang baik di dalam birokrasi dan visioner dalam pembangunan.

Selain Tamengkel, ada juga dr Liesje Grace Punuh MKes, seorang birokrat senior dengan pengalaman yang luas di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Grace dianggap pantas untuk diusung dalam bursa Pilbup melihat jabatan strategis yang pernah diemban, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Sosial hingga Kepala Dinas Pendidikan Sulut.

Nama Ir Sandra Moniaga juga menjadi perhatian dalam Pilbup Minut. Eks Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, SM dianggap sebagai opsi representasi perempuan dengan pengalaman yang teruji dalam dunia birokrasi.
Di Kota Bitung, dua nama yang sering disebut sebagai opsi adalah Julius Ondang MSi dan Drs Edison Humiang MSi.

Julius Ondang memulai karirnya sebagai guru dan kemudian menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Bitung sebelum dipercaya menjabat sebagai Asisten I Pemerintah Kota Bitung dan Direktur Perumda. Ondang kemudian memasuki dunia politik.

Selain Ondang, Drs Edison Humiang MSi juga menjadi pilihan kuat untuk Pilwako Bitung. Karir Humiang dimulai sebagai seorang guru dan kemudian menjabat dalam jabatan-jabatan strategis, termasuk Sekretaris Kota Bitung dan Penjabat Wali Kota Bitung. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Asisten I Pemerintah Provinsi Sulut. Dengan pengalaman yang dimilikinya, Humiang dianggap pantas untuk masuk dalam bursa Pilwako Bitung.

Berlanjut di Pilbup Sangihe menguat nama
dr Rinny Silangen-Tamuntuan (RST).
Bukan tanpa sebab, sejak dilantik Penjabat Bupati Sangihe, 25 Mei 2022, banyak terobosan RST.

Kerja nyata yang dilakoni membangun Kabupaten Sangihe sangat dirasakan semua lapisan masyarakat. Baik pengusaha kecil, nelayan, kaum melenial, hingga lansia. Sosok Kepala Dinas Sosial Sulut ini sangat mengilhami perasaan dan selalu hadir di tengah kesulitan warga.

Bahkan, buruh dan penyapu jalan merasa dihargai RST sebagai pejabat bupati, dengan menyiapkan kebutuhan pokok sampai peralatan yang digunakan dalam bekerja setiap hari.

Karakter suami Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus Andi Silangen (FAS) SpB KBD yang dikenal disiplin, ulet dan pekerja keras ini, mampu mengatasi masalah sulit seperti krisis listrik. RST bersama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut, anggota DPRD kabupaten Sangihe menemui bos PLN Pusat di Jakarta.

Alhasil, PLN Pusat langsung mengirim 3 unit mesin pembangkit listrik yang masing-masing unit berkapasitas 560 KW. Terkait infrastruktur,
ratusan miliaran rupiah sukses dilobi untuk pembangunan di Sangihe.

Sejumlah ruas jalan mulai dikerjakan, diantaranya perbaikan ruas jalan dan Boulevard Tahuna, revitalisasi talud pemecah ombak di Tepi Pantai Tidore Kecamatan Tahuna Timur.

Bersama KUPP Kelas II Tahuna, sukses digelontorkan anggaran sebesar Rp44 Miliar untuk pengembangan dan perluasan Pelabuhan Nusantara Tahuna, panjang 35 meter dan lebar 20 meter.

Pengalaman sebagai Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Tenggara, RST banyak menggelar pengobatan gratis. Bahkan, pasar murah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sangihe, Ketua Kerukunan Istri Anggota DPRD (KIAD) Sulut ini dinilai seorang pemimpin visioner.

Terbukti, di saat terpaan badai krisis keuangan daerah akibat utang dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), RST mengambil langkah bijak dengan tidak melakukan pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ASN. Alhasil, semua program Pemkab Sangihe yang menjangkau 10 kecamatan dan 167 desa se Kabupaten Sangihe, membuat RST didorong rakyat untuk melanjutkan kepemimpinan.

RST kans diusung PDIP yang mempunyai golden tiket dengan 6 kursi DPRD Sangihe.
Selain RST, Drs Pontowuisang Kakauhe MSi (PK) juga punya peluang.

PK adalah Ketua Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud (IKISST) Kota Manado. Saat ini, dirinya juga sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, merupakan putra kebanggaan daerah Nusa Utara. PK memiliki rekam jejak kuat dalam menjalankan tugas serta amanah bila terkait kepentingan banyak orang.

Sosoknya, telah membuktikan komitmennya untuk tetap mempertahankan, melestarikan hingga mengembangkan tradisi dan budaya dari Nusa Utara bersama IKISST, yang terus membudayakan Tulude dan tradisi Nusa Utara lainnya di Kota Manado.

Selain IKISST, PK juga dipercayakan sebagai Ketua Pengurus Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PPLBSI) Kota Manado dan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPPSI) Sulawesi Utara.

PK merupakan representasi putra daerah dan teruji mampu melaksanakan tugas organisasi dan birokrasi dari Wali Kota Manado dan Wakil Wali kota Manado sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, dengan program dan prestasi. Soal organisasi sudah matang dan berpengalaman.

Ada juga Putra Sangihe Rivo Manansang SE MM (RM). RM merupakan birokrat berpengalaman. Setelah pensiun, sangat banyak warga masyarakat yang mendorong RM ke bursa Pilbup Sangihe.

Ke Wilayah Sitaro, menguat nama birokrat-birokrat terbaik seperti Dr Joi Oroh, Drs John Palandung MSi dan akademisi Prof Dr Dra Deitje Katuuk MPd.

Joi Oroh (JO) saat ini merupakan PJ Bupati Sitaro. Sosok low profile ini punya kans masuk bursa. Pengalamannya tidak diragukan.
Sama halnya John Palandung (JP). Wakil Bupati Sitaro 2018-2023 ini dinilai layak. Banyak warga yang mendorong eks Pj Wali Kota Bitung ini untuk kembali maju.

Deitje Katuuk, Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) juga menguat. Bukan tanpa sebab, Prof Dei dinilai sebagai sosok akademisi mumpuni yang akan mampu membangun Kabupaten Sitaro.

Ketokohan istri Prof Dr Sjamsi Pasandaran MPd, konseptor pembuatan proposal pemekaran Kabupaten Sitaro ini, tak perlu diragukan lagi dan diterima warga Negeri 47 Pulau ini.

Terbukti, akhir Januari 2024, saat Keluarga Pasandaran-Katuuk gelar ibadah syukur memasuki tahun baru 2024 di Kaima Minut, dihadiri ratusan orang tokoh-tokoh masyarakat, agama, adat dan budaya asal Sitaro.

Di antaranya, Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen SpB KBD, Dr Paulus Tamaka MPd, Gembala KGPM Teddy Batasina STh, Dr Marnex Berhimpong MSi, Prof Dr Orbanus Naharia MS.

Prof Dei dinilai punya karakter kepemimpinan kuat yang mampu melayani rakyat dan membuat Sitaro sebagai rumah bersama buat semua lapisan masyarakat maupun diaspora.

Masih dari Kepulauan Nusa Utara, nama Ir Djemi Gagola MSi ME dan Dr Jeti Pulu MSi di bursa Pilbup Talaud. Djemi Gagola, salah satu birokrat terbaik Pemprov Sulut dan telah pensiun dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Sulut.

Pengalamannya tidak diragukan, jika kemudian diusung ke bursa Pilbup. Sama halnya Jeti Pulu. Jabatan strategis di Kabupaten Talaud dan Pemprov Sulut pernah JP tempati.

Di antaranya Kepala Dinas Kelautan Talaud, Kepala Badan Kesbangpol Talaud serta Kepala Badan Pengelola Perbatasan Sulut. Di organisasi, JP pernah menjabat Wakil Ketua DPD KNPI Sulut 2005-2010, Wakil Ketua Kosgoro Sulut 2005-2010 serta jabatan lainnya di organisasi.

Pilwako Kotamobagu menguat nama
Dr Asripan Nani MSi. Ya, Penjabat Wali Kota Kotamobagu ini banyak diaspirasikan masyarakat Kotamobagu. Sebagai Putra Asli Bolmong Raya, Asripan banyak mendapat dukungan dari warga untuk diusung di Pilwako mendatang.

Pilbup Bolmong untuk latar belakang birokrat dinilai layak diusung adalah Ir Limi Mokodompit MM (LM), yang saat ini Pj Bupati Bolmong. Dominan warga Bolmong merekomendasikan LM sebagai perpaduan birokrat-politisi pada Pilbup mendatang.

Ke Pilbup Bolsel, ada nama Tahlis Galang SIP. Birokrat jebolan Institusi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini kenyang pengalaman. TG pernah dipercayakan sebagai Sekretaris Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow.

Hal itu memperkuat TG sebagai opsi di bursa Pilbup. Berikutnya di Pilbup Boltim ada opsi nama Haris Sumanta ST. Ai, begitu ia disapa, terlihat sebagai pemimpin yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dengan dedikasi dan pengalaman yang dimilikinya.

Dibimbing ayahnya yang merupakan tokoh politik senior, tampak jiwa kepemimpinan telah tertanam sejak usia muda dalam dirinya.
Terakhir di Pilbup Bolmut. Sebagai latar belakang birokrat yang layak diusung merujuk pada nama Sirajudin Lasena SE MEc Dev. Ya, Pj Bupati Bolmut ini menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulut.

Salah satu aktor intelektual perjuangan pemekaran Kabupaten Bolmut ini dianggap layak masuk bursa. Pengamat Politik Sulut Dr Alfons Kimbal menilai, latar belakang birokrat punya banyak keunggulan.

Di antaranya, memiliki pengalaman yang kuat dalam administrasi pemerintahan, termasuk manajemen keuangan, perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumber daya manusia.

Kemudian, pengetahuan yang baik dalam pemerintahan karena telah bekerja dalam sistem pemerintahan yang kompleks dan memahami proses-prosesnya dengan baik. Kemudian, terbiasa dengan prosedur dan aturan berlaku, yang dapat membantu memastikan bahwa tindakan yang dilakukan harus sesuai hukum.

"Biasanya lebih baik dalam manajerial," nilai Alfons, Dosen di FISIP Unsrat Manado. (gre/vip)

Figur Birokrat-Akademisi Layak Maju Pilkada se Sulut 2024:

Pilgub Sulut
Maxi Rondonuwu
Alex Masengi

Pilwako Manado
Micler Lakat

Pilbup Minahasa
Royke Roring
Jeffry Korengkeng
Meiki Onibala
Jemmy Kumendong

Pilwako Tomohon
Arnold Poli
Fereydy Kaligis

Pilbup Minsel
Gamy Kawatu
Royke Tumiwa

Pilbup Mitra
Ronald Sorongan

Pilbup Minut
Adolf Tamengkel
Grace Punuh
Sandra Moniaga

Pilwako Bitung
Julius Ondang
Edison Humiang

Pilbup Sangihe
Rinny Tamuntuan
Pontowuisang Kakauhe
Rivo Manansang

Sitaro
Joi Oroh
John Palandung
Deitje Katuuk

Pilbup Talaud
Djemi Gagola
Jeti Pulu

Pilwako Kotamobagu
Asripan Nani

Pllbup Bolmong
Limi Mokodompit

Piibup Bolsel
Tahlis Galang

Pilbup Boltim
Haris Sumanta

Pilbup Bolmut
Sirajudin Lasena

Editor : Gregorius Mokalu
#figur #2024 #Gubernur #pemilihan #sulawesi utara #layak #akademisi #pilgub #birokrat