Dalam reses tersebut, Makisanti mendengarkan secara langsung masukan dari masyarakat terkait berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial. "Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan perjuangkan dalam pembahasan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Sulut," tegas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut ini.
Reses anggota DPRD mempunyai peran penting dalam Pembangunan Daerah. Reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pemerintah. Sebagai wakil rakyat, Makisanti berkomitmen menindaklanjuti setiap usulan yang masuk sesuai skala prioritas dan kebutuhan daerah.
“Kami hadir untuk mendengarkan, mencatat, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan tidak akan berhenti di sini, melainkan akan kami teruskan dalam pembahasan dengan pemerintah daerah agar masuk dalam program pembangunan,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, beberapa warga menyampaikan kebutuhan mendesak, seperti perbaikan jalan rusak, pembangunan fasilitas umum, dan peningkatan layanan pendidikan di wilayah terpencil. Menanggapi itu, Makisanti menegaskan bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan memberikan masukan yang konstruktif dalam setiap agenda reses. "Kemitraan yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan yang merata," tambahnya.
Melalui reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat menjadi landasan bagi pemerintah dalam merencanakan pembangunan yang lebih tepat sasaran demi kemajuan Minahasa dan Tomohon.(ler)