Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dhea Dorong Ketersediaan Pupuk di BMR, Wujudkan Swasembada Pangan Daerah

Baladewa Setlight • Senin, 7 April 2025 | 14:40 WIB
Dhea Lumenta
Dhea Lumenta

MANADOPOST.ID — Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dhea Lumenta, kembali menunjukkan ketegasannya sebagai legislator muda yang berpihak pada rakyat.

Usai menjalani masa reses di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), Dhea membawa ratusan aspirasi masyarakat yang mayoritas berkutat pada krisis pupuk subsidi, keterbatasan alat dan mesin pertanian, serta kurangnya bibit tanaman dan fasilitas perikanan.

Anak buah Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Yulius Selvanus tersebut, menegaskan akan mendorong Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), serta Dinas Perkebunan Provinsi Sulut agar segera merespons berbagai keluhan yang telah disuarakan masyarakat BMR.

“Dari ratusan aspirasi yang masuk, hampir 70 persen terkait dengan masalah pertanian, perkebunan, dan kelautan. Ini membuktikan bahwa BMR adalah zona agraris dan maritim yang menanti sentuhan nyata dari pemerintah,” ujarnya.

Dhea menggarisbawahi bahwa ketersediaan pupuk subsidi yang langka dan distribusi alat pertanian yang tidak merata menjadi hambatan utama produktivitas petani di BMR.

Ia juga menyoroti masih minimnya bantuan bibit unggul, baik untuk sektor hortikultura maupun perkebunan, seperti kelapa dan cengkeh.

“Pemprov Sulut harus hadir secara konkret di lapangan. Kita tak bisa membiarkan petani dan nelayan di BMR berjuang sendiri, padahal mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi perempuan dari daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya ini menegaskan bahwa wilayah BMR memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan Sulut, bahkan nasional.

“Pemerintah pusat sudah menetapkan swasembada pangan sebagai program strategis. Maka logis jika daerah seperti BMR, yang kaya lahan subur dan sumber daya laut, diberi prioritas pembangunan,” imbuhnya.

Dhea juga mendesak agar alokasi anggaran untuk sektor pertanian dan kelautan di APBD Sulut harus diarahkan lebih serius kepada wilayah-wilayah produktif seperti BMR.

Dirinya berkomitmen untuk mengawal seluruh aspirasi ini dalam rapat-rapat bersama mitra kerja Komisi II.

“Saya pastikan tidak satu pun aspirasi ini akan menguap di atas kertas. Semua akan saya kawal, saya suarakan, dan saya perjuangkan hingga benar-benar terealisasi,” pungkasnya. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
#Yulius Selvanus #Prabowo Subianto #BMR #Pertanian #perkebunan #Gerindra