Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Perbaikan Panti Werdha Masuk Anggaran Pemprov Sulut, Dinilai Sudah Sangat Mendesak Untuk Diperbaiki

Baladewa Setlight • Selasa, 22 April 2025 | 15:58 WIB
PENUH PERJUANGAN: Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sulut Louis Carl Schramm saat mengunjungi Kecamatan Bunaken Kepulauan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
PENUH PERJUANGAN: Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sulut Louis Carl Schramm saat mengunjungi Kecamatan Bunaken Kepulauan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

MANADOPOST.ID – Isu kemanusiaan kembali menyeruak ke permukaan.

Kali ini datang dari sorotan tajam Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Louis Carl Schramm, yang menyentil minimnya perhatian Pemerintah Provinsi terhadap kondisi memprihatinkan Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah, sebuah panti werdha yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan penghiburan di masa senja.

Dalam pernyataan bernada prihatin, Ketua Fraksi Gerindra itu mengungkapkan realitas pilu yang dihadapi para penghuni lansia di sana.

Bangunan yang lapuk, atap bocor, hingga kondisi sanitasi yang tak layak menjadi sorotan utama.

“Banyak bangunan sudah bocor. Bahkan, ada salah seorang lansia yang tercium bau pesing karena tidak adanya perawatan memadai. Ini sangat memiriskan,” tegasnya.

Politisi vokal ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak tinggal diam.

Persoalan ini telah ia sampaikan langsung kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus, serta Kepala Badan Keuangan Daerah, sebagai bentuk advokasi nyata terhadap marjinalisasi para lansia.

“Pak Gubernur sudah menginstruksikan agar dialokasikan anggaran sebesar satu miliar rupiah khusus untuk pemeliharaan Panti Werdha Senja Cerah. Sekarang tinggal Kadinsos menindaklanjuti dengan tuntas dan bertanggung jawab,” bebernya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Daerah Sulut Karimun Pangaribuan, pun angkat suara dan mengakui bahwa selama ini memang terdapat hambatan dalam pengalokasian anggaran untuk pemeliharaan fasilitas sosial tersebut.

“Terima kasih Pak Louis atas masukannya. Ini tentu menjadi perhatian kami. Anggaran yang tersedia memang terbatas, tapi kami berkomitmen untuk memperbaiki ke depan,” kuncinya. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
#Yulius Selvanus #Partai Gerindra #dinas sosial