Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Adriana Dondokambey Sosialisasikan Empat Pilar di SMA Negeri 1 Guru Lombok

Angel Rumeen • Rabu, 3 September 2025 | 16:12 WIB

 

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite III Dra Adriana Charlotte Dondokambey MSi, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMA Negeri 1 Guru Lombok, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (3/9). Kegiatan ini diikuti para guru dan ratusan siswa yang terlihat antusias sejak awal acara.

 

Dalam pemaparannya, Adriana menyampaikan Empat Pilar MPR RI terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

 

Keempat pilar ini, menurut Adriana, adalah fondasi utama yang harus dipegang teguh oleh setiap warga negara, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.

 

Sebelum memulai materi, Adriana mengajak para siswa untuk berinteraksi. Ia menanyakan siapa yang sudah mengetahui tentang Empat Pilar. Seorang siswa pun dengan cepat berdiri dan menjawab dengan cukup jelas. Mendapat respons spontan dari siswa, Adriana pun memberi apresiasi.

 

“Saya senang melihat keberanian adik-adik untuk tampil. Jadi selain pintar, kalian juga harus berani tampil di depan umum. Itu penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Adriana sambil tersenyum.

 

Sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Publik DPD RI, Adriana menegaskan pentingnya sosialisasi ini sebagai bentuk edukasi politik dan kebangsaan yang positif.

 

Ia menyebutkan nilai-nilai dalam empat pilar tersebut harus dimaknai bukan hanya sebagai hafalan, tetapi sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sosial, akademik, dan bermasyarakat.

 

“Sosialisasi ini bertujuan agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi bisa diimplementasikan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para siswa tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, memahami nilai-nilai dasar negara adalah langkah awal membentuk karakter yang kuat, toleran, dan cinta tanah air.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata, menandai momen berharga antara wakil rakyat dan generasi penerus bangsa.(*)

Editor : Angel Rumeen